
MARTAPURA (TABIRkota) – Setelah melakukan pencarian intensif selama tiga hari, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Muhammad Ilham Fikri (16), santri remaja yang dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Cindai Alus, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (15/1) pagi sekitar pukul 06.00 Wita.
“Jasad korban ditemukan di koordinat 3°19’5″ S 114°44’51” E, sekitar 19,5 Kilometer ke arah hilir dari lokasi awal kejadian atau Last Known Position (LKP),” ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (15/1).
Setelah berhasil dievakuasi dari aliran sungai, katanya, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Sekumpul, Gang Purnama, Martapura.
“Korban dibawa menggunakan unit ambulans dari Emergency Banjar Response (EBR) untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya.
Seiring dengan ditemukannya korban, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing penutupan operasi pada pukul 07.30 Wita.
Seluruh unsur yang terlibat, tambahnya, secara resmi dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari TNI/Polri, BPBD, instansi pemerintah daerah, hingga organisasi relawan dan waarga setempat yang telah bahu-membahu dalam misi kemanusiaan ini,” tambahnya.
Keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi dari berbagai pihak, seperti Basarnas Banjarmasin, Tim Rescue Tapin, Sabhara Polres Banjar dan Polsek Martapura Timur, Kodim 1006, DPKP dan BPBD Banjar, PMI Banjar, potensi SAR seperti James Rescue, EBR, Regas Fire Fighter dan Borneo Rescue serta warga setempat.
Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR KMM di Sungai Martapura dinyatakan selesai dan ditutup. (rls/ra)



