
BUNTOK (TABIRkota) – Kepolisian Resor (Polres) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), melakukan penyelidikan terkait temuan tiga mayat di PIT Swalang PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU), Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, yang berada di perbatasan Barsel dan Barito Utara (Barut).
Menurut Kapolres Barsel AKBP Jecson R Hutapea, penemuan tiga jenazah tersebut pertama kali dilaporkan oleh tiga orang warga yang mendatangi Pos Polisi Patas Polsek Gunung Bintang Awai sekitar pukul 01.35 WIB pada Senin (19/1) lalu.
“Atas laporan tersebut, kami langsung memerintahkan personel Polsek Gunung Bintang Awai untuk mendatangi serta mengamankan Tempat Kejadian Perkara,” ujarnya pada awak media di RSUD Jaraga Sasameh Buntok, Selasa (20/1) malam.
Personel Polsek Gunung Bintang Awai segera menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak PT MUTU terkait kepastian batas wilayah administrasi.
Korban yang ditemukan meninggal dunia masing-masing atas nama Satriansyah alias Asat alias Pak Sala warga Desa Muara Singan, serta Paman Utuh dan istrinya, Diana, warga Amuntai, Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel).
AKBP Jecson R Hutapea mengatakan, ketiga jenazah telah dievakuasi ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab kematian.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan olah TKP untuk mengungkap secara jelas penyebab kematian para korban,” katanya.
Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari beberapa saksi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Ia menambahkan, hingga saat ini penyebab kematian ketiga korban belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian,” tambahnya.
Sebelumnya, sempat dilaporkan adanya orang hilang sejak Ahad (18/1) lalu dan telah dilakukan pencarian oleh warga bersama pihak keamanan perusahaan. (mad/ra)




