
TANJUNG (TABIRkota) – Sepanjang 2025 lalu, tercatat penerima Program Beasiswa Gratis Seribu Sarjana yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel) telah terealisasi melebihi target, yaitu sebesar 166,5 persen.
Menurut Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, hingga 31 Desember 2025, program beasiswa tersebut telah diberikan kepada 333 mahasiswa, baik melalui jalur beasiswa prestasi maupun beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu.
“Capaian tersebut melampaui target tahun 2025 yang ditetapkan sebanyak 200 mahasiswa, atau terealisasi sebesar 166,5 persen,” ujarnya di Tanjung, ibu kota Tabalong, Selasa (13/1).
Para penerima beasiswa tersebar diberbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
Ia mengatakan, dalam upaya mencetak seribu sarjana asal Tabalong, sepanjang 2025 Pemkab setempat menjalin kerja sama akademik dengan 14 perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri.
“Kerja sama melibatkan sejumlah perguruan tinggi terkemuka, diantaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (Unibraw), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Wuhu Institute of Technology China serta beberapa sekolah kedinasan,” katanya.
Ia menambahkan, kerja sama dengan 14 perguruan tinggi tersebut diharapkan dapat terus ditindaklanjuti secara teknis oleh perangkat daerah terkait.
“Hal ini penting mengingat setiap perguruan tinggi memiliki standar operasional dan mekanisme penerimaan yang berbeda-beda,” tambahnya.
Selanjutnya, perlu ada perwakilan yang memastikan perjanjian kerja sama berjalan, tidak hanya sampai MoU, tetapi dilanjutkan ke PKS, termasuk terkait mekanisme dan waktu penerimaan mahasiswa.
Pemkab Tabalong sendiri optimis, Program Beasiswa Gratis Seribu Sarjana selain akan mencetak seribu orang sarjana, juga akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia atau IPM di Tabalong. (lhm/ra)




