
PARINGIN (TABIRkota) – Memasuki pekan kedua masa transisi pemulihan pasca banjir di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat telah berhasil memperbaiki 13 rumah terdampak.
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, Sairil Fajeri, 13 rumah tersebut masing-masing enam rumah di Desa Sungsum dan tujuh rumah di Ju’uh, Kecamatan Tebing Tinggi.
“Di Sungsum, tiga rumah telah selesai 100 persen, sementara tiga lainnya pembangunannya masih progres sekitar 70 persen,” ujarnya di Paringin, ibu kota Balangan, Arba (21/1).
Sementara di Ju’uh, dari tujuh rumah, tiga rumah sudah rampung 100 persen dan sisanya masih dalam tahap pengiriman material bangunan seperti papan, kalsiboard dan kebutuhan lainnya, sebelum pengerjaan fisik dilanjutkan secara penuh.
Selain perbaikan rumah, katanya, Pemkab Balangan melalui BPBD setempat, juga melaksanakan pendampingan trauma healing bagi warga terdampak, khususnya anak-anak.
“Hingga pekan kedua, kegiatan trauma healing telah dilaksanakan di SD Negeri Sungsum dengan melibatkan sekitar 185 siswa,” katanya.
Trauma healing, tambahnya, dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ikatan Psikolog Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, pihak Kencana, pemerintah desa serta dewan guru.
“Sejumlah SKPD teknis juga telah menyatakan kesiapan mendukung proses pemulihan pasca bencana,” tambahnya.
Dinas Pendidikan (Disdik) Balangan telah merencanakan penyaluran perlengkapan sekolah bagi peserta didik terdampak, sedangkan Dinas Sosial (Dinsos) akan membantu pengadaan peralatan dapur bagi warga.
Saat ini realisasi anggaran sedang dalam proses dan diharapkan dapat secepatnya, agar bantuan dapat segera disalurkan. (fer/ra)




