
PARINGIN (TABIRkota) – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Lomba Fashion Show Desain Motif Sasirangan dengan menampilkan 18 motif sasirangan hasil kreasi baru.
Menurut Ketua Dekranasda Balangan, Sri Huriyati Hadi, lomba yang merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-23 Kabupaten Balangan tersebut, telah dilaksanakan pada Arba (31/12) malam.
“Lomba dilaksanakan di halaman kediaman Bupati Balangan di Paringin dengan menampilkan berbagai motif sasirangan,” ujarnya di Paringin, ibu kota Balangan, Kamis (1/1).
Pada lomba tersebut, katanya, beberapa motif yang ditampilkan antara lain Tawing Filupuh, Si Manis Balangan, Manyandar, Ikan Ambatuan Sungai Pitap dan Mayang Maurai.
“Juga berbagai motif lainnya yang merepresentasikan identitas, sejarah dan potensi lokal Balangan,” katanya.
Lomba desain sasirangan yang dilaksanakan, tidak hanya sekadar pertunjukan busana, tetapi juga menjadi ruang ekspresi, edukasi dan promosi budaya lokal yang bernilai ekonomi tinggi.
Ia menambahkan, Dekranasda Balangan ingin para perajin dan desainer muda setempat mampu naik kelas, berdaya saing serta memiliki akses pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Melalui lomba tersebut, Dekranasda Balangan berkomitmen mendorong inovasi dan peningkatan kualitas produk kerajinan lokal, sekaligus memperluas akses pasar bagi perajin serta pelaku UMKM,” tambahnya.
Sasirangan bukan sekadar produk kerajinan tekstil, melainkan warisan budaya yang sarat dengan filosofi, doa dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Untuk itu, menjadi tugas bersama untuk menjaga, melestarikan serta mengembangkannya tanpa menghilangkan nilai budaya.
Menutup rangkaian kegiatan, motif Tawing Filupuh berhasil keluar sebagai juara pertama Lomba Desain Motif Sasirangan, mengungguli motif-motif lainnya yang turut menampilkan kekayaan budaya dan kearifan lokal Balangan. (fer/ra)




