
BARABAI (TABIRkota) — Catat tanggalnya! lomba “batigang” atau adu kekuatan layangan hingga putus digelar pertama kalinya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Ali Rahimi, lomba layangan tersebut digelar pada 31 Januari hingga 1 Februari mendatang, di Kolam Regulasi Barabai.
“Lomba layangan hanya dibuka untuk 128 slot, saat ini sisa 14 slot lagi dan pendaftaran Rp50 ribu per slot,” ujarnya, di Barabai, Ibu Kota HST, Kamis (29/1).
Lomba layangan tersebut, katanya, digelar sebagai bentuk pelestarian budaya dan nostalgia masa kecil.
“Teknik yang digunakan tarik ulur antar layangan, siapa yang putus lebih dulu berarti kalah,” katanya.
Kecepatan proses “batigang” juga dibatasi lima menit saja, jika layangan jatuh atau nyangkut maka dianggap kalah.
Ia menambahkan, untuk jenisnya layangan sunting pada umumnya dengan ukuran 70 hingga 85 sentimeter.
“Juara satu mendapatkan uang tunai Rp2 juta, juara dua Rp1,5 juta, juara tiga Rp1 juta dan Rp500 ribu untuk juara empat,” tambahnya.
Diharapkan perlombaan layangan tersebut menjadi agenda rutin tahunan untuk masyarakat HST. (fer)




