
TANJUNG (TABIRkota) – Bupati Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhammad Noor Rifani mendiskusikan masalah program Tabalong Smart, terkait Mencetak 15.000 Tenaga Terampil dengan Kementrian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI di Jakarta.
Menurut H Muhammad Noor, diskusi tersebut dilaksanakan saat ia bersama rombongan melakukan audensi ke Kemenaker RI pada Kamis (22/1) kemaren.
“Pada audensi tersebut, hadir Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) RI, Afriansyah Noor, Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Ismail Pataya serta para petinggi Kemenaker lainnya,” ujarnya di Tanjung, ibu kota Tabalong, Jumat (23/1).
Pada kesempatan diskusi tersebut, katanya, telah disampaikan bahwa bidang ketenagakerjaan merupakan program prioritas Tabalong.
“Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong sangat berharap, kolaborasi dengan Kemenaker RI dapat terjalin dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan, dalam program Tabalong Smart, salah satunya adalah memprioritaskan mencetak 15 ribu tenaga terampil.
“Program tersebut nantinya akan membuat tenaga kerja menjadi mandiri dan menjadi pemain di Tabalong atau daerah sendiri,” tambahnya.
Dalam diskusi tersebut, dibahas bagaimana Kemenaker RI dengan Pemkab Tabalong dapat menciptakan fondasi dan kolaborasi di bidang ketenagakerjaan.
Diskusi juga mencakup tentang pelatihan, pengawasan dan bagaimana upaya peningkatan kompetensi masyarakat Tabalong.
Pada kesempatan audensi tersebut, Bupati didampingi Ketua DPRD Tabalong, H Riza Fahlipi, Wakil Bupati (Wabup), Habib Muhammad Taufani Alkaf serta Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat, Hadi Ismanto. (lhm/ra)




