
BANJARBARU (TABIRkota) – Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga Arba (14/1), tercatat hampir 18.000 rumah dengan jumlah korban mencapai 244.000, terdampak banjir yang terjadi di berbagai kabupaten/kota.
Menurut Kepala BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel melalui pihaknya, terus mematangkan persiapan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di sejumlah wilayah.
“Seluruh proses penyaluran bantuan dilakukan sesuai arahan dan instruksi Gubernur, dengan mengedepankan prinsip tepat sasaran serta menyentuh langsung masyarakat terdampak,” ujarnya di Banjarbaru, ibu kota Kalsel, Arba (14/1).
Ia mengatakan, BPBD Kalsel saat ini masih melakukan pendataan wilayah-wilayah terdampak agar bantuan yang akan diberikan betul-betul tepat sasaran.
“Kami memastikan, bahwa distribusi akan dilakukan sesegera mungkin setelah proses pendataan selesai,” katanya.
Saat ini, tambahnya, tim BPBD kabupaten dan kota telah turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi kondisi di masing-masing wilayah.
“Dalam beberapa hari ke depan, setelah pendataan selesai, kami akan turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan,” tambahnya.
Kepada masyarakat diimbau agar tetap tertib dan mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan saat proses pembagian bantuan berlangsung, sehingga distribusi dapat berjalan lancar serta tepat sasaran. (ra)




