
BARABAI (TABIRKota) — Sebanyak 1.802 rumah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) saat ini masih terendam banjir.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HST, Ahmad Apandi mengatakan, ribuan rumah tersebut tersebar beberapa desa di dua kecamatan.
“Di Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU) ada lima desa yang terdampak, yakni Sungai Buluh, Mantaas, Pahalatan, Tabat dan Rantau Bujur,” katanya, di Barabai, Ibu Kota HST, Sabtu (3/1).
Sedangkan di Kecamatan Pandawan, ujarnya, ada tiga desa yang masih terendam, yakni Kayu Rabah, Masiraan dan Jaranih.
“Untuk LAU total ada 1.348 rumah, tujuh tempat ibadah, 16 fasilitas pendidikan, satu fasilitas kesehatan dan empat kantor yang terendam,” ujarnya.
Sedangkan Pandawan, tambahnya, total ada 454 rumah yang masih terendam banjir.
“Kami akan terus melakukan pemantauan langsung ke lapangan untuk memastikan update banjir di dua kecamatan tersebut,” tambahnya.
BPBD HST juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan maksimal terhadap warga terdampak. (fer)




