Hari Lingkungan Hidup 2024, Komitmen Adaro Melalui Inovasi dan Restorasi Ekologi

“Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024 kali ini tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga momentum bagi Adaro untuk memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan”

(foto: TABIRkota/hms adaro)

ADARO Indonesia merayakan puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan menggelar serangkaian acara pada Arba (26/6), dimulai dengan seremonial penanaman bibit pohon di sekitar pedestrian Office Wara 73 yang dipimpin Pjs Kepala Teknik Tambang, Rizki Kemarajaya.

Dalam sambutannya, Rizki menekankan pentingnya komitmen Adaro terhadap lingkungan hidup.

“Kita punya roadmap to net zero emissions yang sedang kita canangkan dan rumuskan agar bisa Green,” ujarnya.

(foto: TABIRkota/hms adaro)

Kegiatan penanaman bibit pohon bukan hanya seremonial belaka. Menurut HSE Deputy Division Head Adaro, Didik Triwibowo, jenis pohon yang dipilih seperti Ficus Racemosa memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem.

“Pohon Ficus memiliki fungsi hidrologi yang kuat, mampu meningkatkan dan meresapkan air tanah, sehingga dapat menjadi sumber mata air,” katanya.

BACA JUGA :  Irama Dibalik Sunyi

Sebagai bagian dari inisiatif restorasi ekologi, Adaro juga fokus pada perlindungan satwa liar.

(foto: TABIRkota/hms adaro)

Menurutnya, hasil pemantauan satwa, khususnya populasi Bekantan di area reklamasi perusahaan bekerja sama dengan ahli dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin selama lima tahun sejak 2017.

“Ditemukan dua kelompok Bekantan di area bumi perkemahan Paringin. Dalam hal makanan, Bekantan pemilih. Mereka memakan pucuk daun muda sengon dan buah loa. Loa ini merupakan jenis Ficus Racemosa,” ujarnya.

Atas dasar tersebut, dalam penanaman bibit pohon dipilih jenis Ficus, karena selain dapat tumbuh hingga ratusan tahun, juga dapat menjadi sumber makanan bagi satwa Bekantan secara berkelanjutan.

BACA JUGA :  Batumbang apam, Antara Munajat dan Harapan

Bagian lain dari acara tersebut adalah sesi knowledge sharing dan eco innovation dengan tema “Penyelesaian Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan” bersama mitra kerja seperti SIS, PPA, dan BUMA.

Tema tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menanggapi tantangan lingkungan dengan pendekatan yang berkelanjutan dan inklusif.

Mine Closure & Rehabilitation Engineer Adaro, Iksan Malik Ibrahim dalam sesi knowledge sharing menyoroti pentingnya reklamasi lahan pasca tambang sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.

“Kita harus menerapkan sistem monitoring menggunakan teknologi spasial yang canggih untuk memastikan keberlanjutan reklamasi,” ujarnya.

Disisi lain, katanya, penggunaan teknologi drone multispektral untuk monitoring kondisi lahan pasca tambang sebagai tindakan prevensi yang paling cepat.

BACA JUGA :  Wasaka Team ULM, Melesat Menuju Kontes Mobil Hemat Energi

“Teknologi tersebut memungkinkan untuk mengidentifikasi perubahan lahan secara lebih akurat, mencegah degradasi lebih dini dan memastikan penyediaan jasa lingkungan yang berkelanjutan,” katanya.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024 kali ini tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga momentum bagi Adaro untuk memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui inovasi dan tindakan nyata.

Dengan berbagai kegiatan seperti penanaman bibit pohon, eco innovation dan konservasi satwa, Adaro berusaha tidak hanya memenuhi regulasi lingkungan, tetapi juga menjadi pelopor dalam praktik bisnis yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Beras Presiden

Jum Jun 28 , 2024
TABIRkota Uploader: Zidna Rahmana Post Views: 76 BACA JUGA :  BUD Hantarkan Lini Menjadi ASN

You May Like

TABIRklip