Adu Banteng dengan Ford di Batumandi, Dua Pengendara Beat Meregang Nyawa

“Akibat tabrakan tersebut, seorang korban meninggal dunia di TKP dan seorang lagi menghembuskan nafas terakhirnya saat dalam perjalanan menuju RSUD H Damanhuri Barabai”

Warga berdatangan ke TKP saat peristiwa tabrakan yang menewaskan dua orang pengendara Beat itu terjadi (foto: TABIRkota/rastaferian pasya)

PARINGIN (TABIRkota) – Dua pengendara sepeda motor Honda Beat meregang nyawa setelah “adu banteng” dengan sebuah mobil Ford Ranger double cabin di Desa Munjung, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (25/5) siang.

Menurut Kasat Lantas Polres Balangan, Iptu Simon Jumadi, saat peristiwa maut itu terjadi, korban atas nama Fahmi sedang membonceng rekannya yang juga menjadi korban, Pahriyah.

“Honda Beat dengan Nomor Polisi DA 6672 EAM itu melaju dari arah Batumandi menuju Awayan,” ujarnya.

Kondisi Ford Ranger setelah bertabrakan dengan Beat yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia (foto: TABIRkota/rastaferian pasya)

Saat melintas di Munjung, katanya, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul Ford Ranger warna putih dengan Nomor Polisi DA 8160 HA dari arah berlawanan.

BACA JUGA :  Meriahkan Harjad ke-21, Pemkab Balangan Gelar Lomba Masak Nasi Goreng antar SKPD

“Ford Ranger melaju dengan kecepatan lumayan tinggi dan tabrakan pun tidak dapat dihidari,” katanya.

Akibat tabrakan tersebut, tambahnya, korban Fahmi meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Sedangkan korban Pahriyah sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Damanhuri, Barabai di Hulu Sungai Tengah (HST),” tambahnya.

Namun malang, korban atas nama Pahriyah menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. (ra)

Uploader: Zidna Rahmana

Pewarta: M Rastaferian Pasya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tampil Memukau, Delapan Pasang Naga HST Bawakan Tari Mawaris Budaya "Batumbang Apam"

Ming Mei 26 , 2024
"Tarian Batumbang Apam memiliki nilai serta jiwa spritual yang kuat, karena diisi dengan syair yang dibacakan oleh maestro basyair, Hj Maimunah dan alunan musik Sanggar Ading Bastari Barikin"

You May Like

TABIRklip