
KUALA KAPUAS (TABIRkota) – Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), HM Wiyatno berkomitmen untuk tetap melanjutkan Program Rp1 Miliar per Desa sebagai upaya mendorong percepatan pembangunan yang merata di seluruh wilayah kabupaten setempat.
Komitmen tersebut disampaikan HM Wiyatno pada pertemuan dengan para Kepala Desa (Kades) se-Kapuas yang dilaksanakan seiring dengan digelarnya Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng di Palangka Raya pada Jumat (8/8) kemarin.
Menurutnya, pada 2027 mendatang, skema program akan lebih berorientasi pada asas pemerataan.
“Desa-desa yang selama ini telah banyak memperoleh dukungan pembangunan melalui APBD akan tetap mendapatkan perhatian, namun alokasi yang lebih besar akan diprioritaskan bagi desa-desa di wilayah pesisir dan pedalaman yang selama ini masih minim tersentuh pembangunan,” ujarnya.
Karena itu, katanya, pada 2027 mendatang memungkinkan nantinya akan ada desa tertentu yang menerima lebih dari Rp1 miliar dari program tersebut.
“Kita ingin pembangunan berjalan merata dan berkeadilan, karena itu desa-desa yang selama ini kurang tersentuh APBD akan menjadi prioritas,” katanya.
Selain membahas pembangunan desa, Bupati juga menyampaikan kabar baik mengenai dukungan pemerintah pusat kepada Kapuas.
Ia menambahkan, pada 2026 ini Kapuas memperoleh berbagai bantuan dari Kementerian Pertanian, di antaranya program cetak sawah seluas hampir 9.000 hektare, bantuan hampir 500 unit hand tractor, rotavator, serta berbagai sarana pertanian lainnya.
"Bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat Kapuas, yang walaupun belum mencakup seluruh kecamatan, namun patut kita syukuri karena akan memberikan manfaat besar bagi peningkatan produktivitas pertanian," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan rencana pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas pemerintah daerah, yang akan diarahkan pada pembukaan akses jalan yang menghubungkan wilayah pesisir hingga pedalaman, tanpa harus melewati wilayah kabupaten lain.
Bupati juga mengajak seluruh kepala desa untuk terus menjaga sinergi dengan pemerintah daerah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan. (adv)




