
BANJARMASIN (TABIRkota) – Tujuh belas korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa pada Ahad (13/9) kemarin, tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (14/9).
Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana, dari 17 korban tersebut, satu di antaranya dikonfirmasi meninggal dunia.
“Korban meninggal dan 15 korban selamat, dievakuasi TB Mauhau IX milik PT Pertamina Patra Niaga, sedangkan satu korban lainnya, dievakuasi dari kapal nelayan KM Sri Asih oleh KN SAR Laksmana 241,” ujarnya di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Senin (14/9) pagi.
Data Basarnas Banjarmasin menyebutkan, hingga Senin (14/9) pukul 08.00 WITA total korban KM Virgo Transport 8 yang berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin berjumlah 85 orang yang selamat dan 1 korban meninggal dunia.
Jumlah tersebut terdiri dari 69 korban yang dievakuasi MV Haida, 15 korban selamat dan satu korban meninggal dunia yang dievakuasi TB Mauhau IX serta satu korban yang dievakuasi KN SAR Laksamana 241 dari kapal nelayan Sri Asih.
KM Virgo Transport 8 yang membawa 243 penumpang dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Ahad (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9) lalu.
Dalam operasi SAR pencarian para korban, Basarnas mengerahkan 15 armada laut dan udara dari unsur gabungan, terdiri atas 11 kapal, satu helikopter dan tiga pesawat.
Proses evakuasi korban ke Pelabuhan Trisakti sempat ditunda hingga Senin pagi karena kondisi gelombang pada malam hari yang diperkirakan dapat mencapai ketinggian hingga lima meter.
Kapal-kapal yang berada di tengah laut dilarang berlayar dan diminta menunggu cuaca membaik, sehingga kapal penyelamat yang dijadwalkan tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin sekitar pukul 03.00 WITA dini hari, menjadi tertunda.
Basarnas mengonfirmasi tim SAR gabungan telah mengevakuasi 113 penumpang yang terdiri dari 107 korban selamat dan enam korban meninggal dunia.
Sementara itu, 130 orang korban lainnya, hingga saat ini masih dalam proses pencarian di lokasi kejadian. (ra)




