Si Jago Merah Mengamuk di Lawang Kamah Kapuas, 14 Rumah Jadi Arang

“Selasa (31/3) si jago merah meluluhlantakkan tujuh rumah di Pulau Kupang dan hari ini, Arba (1/4) 14 rumah di Lawang Kamah yang menjadi korban”

14 rumah di Lawang Kamah, Timpah, Kapuas nyaris rata dengan tanah setelah diamuk si jago merah (foto: TABIRkota/bpbd kapuas)

KUALA KAPUAS (TABIRkota) – Sebanyak 14 unit rumah warga di Desa Lawang Kamah RT 01, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), ludes terbakar hingga tinggal arang akibat amukan “si Jago Merah”, Arba (1/4) siang.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas, Pangeran S Pandingan, peristiwa yang mengejutkan di siang bolong tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 Wib.

“Berdasarkan data sementara, dilaporkan 14 unit rumah hangus terbakar yang mengakibatkan 14 Kepala Keluarga (KK) terdampak,” ujarnya di Kuala Kapuas, ibu kota Kapuas, Arba (1/4).

Saat kebakaran terjadi, warga setempat mencoba mengendalikan kobaran api namun 14 unit rumah tak tertolong.

Ia mengatakan, hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan aparat desa juga masih melakukan pendataan korban serta jumlah kerugian.

“BPBD Kapuas melalui Pusdalops-PB telah melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa setempat, serta mempersiapkan bantuan kebutuhan mendesak bagi warga terdampak,” katanya.

Ia menambahkan, atas peristiwa tersebut, masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi musibah kebakaran.

“Sebelum meninggalkan rumah atau bepergian, periksa kembali listrik, peralatan masak dan lain sebagainya, untuk pastikan benar-benar aman,” tambahnya.

Sebelumnya, Selasa (31/3), kebakaran juga terjadi di kawasan permukiman padat penduduk di RT 24, Kelurahan Pulau Kupang, Kecamatan Bataguh, sekitar pukul 16.08 WIB yang menghanguskan tujuh unit rumah.

Tidak ada korban jiwa pada kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut, namun mengakibatkan 19 jiwa terdampak. (yul/ra)

Pewarta: Yuliansyah

Journalist - Kapuas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Subsidi Rp2,5 Miliar untuk Perumda Tirta Barito, DPRD Barsel Minta Kaji Ulang

Rab Apr 1 , 2026
“Subsidi harus dikaji secara matang dan transparan agar tidak membebani anggaran daerah serta benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat"

You May Like

TABIRklip