Pimpin Aksi Corvei di Pasar Keraton Rantau, Bupati Tapin Edukasi Pedagang tentang Pengelolaan Sampah

“Melalui pendekatan gotong royong dan edukasi, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dapat meningkat dan kualitas lingkungan lebih sehat”

Bupati Tapin, H Yamani memimpin aksi curei di Pasar Raya Keraton Rantau (foto: TABIRkota/ist)

RANTAU (TABIRkota) – Bupati Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), H Yamani memberikan edukasi kepada para pedagang dan pengunjung Pasar Raya Keraton, Kecamatan Tapin Utara, tentang pengelolaan sampah.

Edukasi tersebut disampaikan H Yamani saat memimpin aksi corvei (kerja bakti, red) dalam rangka Gerakan Indonesia Asridi kawasan Pasar Raya Keraton Rantau, Kamis (9/4).

Menurutnya, dalam Gerakan Indonesia Asri, selain aksi secara fisik, juga dilakukan edukasi kepada pedagang dan pengunjung pasar agar lebih bijak dalam membuang sampah.

“Kawasan pasar menjadi salah satu titik dengan volume sampah tinggi sehingga membutuhkan intervensi berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui pendekatan gotong royong dan edukasi, katanya, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dapat meningkat dan berdampak pada kualitas lingkungan yang lebih sehat.

“Aksi curvei akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin secara rutin dua kali dalam sepekan, yaitu setiap Selasa di lingkungan perkantoran dan Kamis di ruang publik seperti pasar serta sarana ibadah,” katanya.

Ia menambahkan, kawasan pasar merupakan pusat ekonomi dengan aktivitas tinggi yang menghasilkan sampah dengan volume besar.

“Karena itu, kawasan pasar membutuhkan kepedulian bersama untuk menjaga, merawat serta membersihkannya,” tambahnya.

Aksi curvei dilaksanakan pada Kamis karena menyesuaikan dengan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) pada setiap Jumat.

Kegiatan kali ini diikuti sekitar 500 personel gabungan, terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), kepolisian, TNI dan karyawan swasta.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda Tapin, H Unda Absori, Dandim 1010/Tapin, Letkol Inf Dimas Yamma Putra, para asisten, staf ahli, pimpinan SOPD, perwakilan Forkopimda, camat, kepala badan, kepala bagian, tenaga ahli dan staf khusus bupati, perwakilan perusahaan serta anggota TNI-Polri dan Satpol PP.

Curvei (sering juga ditulis korve atau kurve, red) merupakan istilah dalam dunia militer untuk aksi bersih-bersih, kerja bakti, gotong royong atau tugas tambahan dalam membersihkan lingkungan sekitar secara bersama-sama. (ati/ra)

Pewarta: Sunarti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Like

TABIRklip