
BARABAI (TABIRkota) — Sebagian warga di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Jum’at (20/3).
Beberapa yang melaksanakan shalat Idul Fitri lebih dulu, antara lain jamaah Muhammadiyah, di Lapangan Pelajar Barabai.
Pondok Pesantren Nurul Muhibbin, pimpinan KH Muhammad Bakhiet, di Kitun, Kecamatan Barabai melaksanakan shalat Idul Fitri.
Pondok Pesantren Darul Hidayah, pimpinan KH Abdul Wahid HAZ, di Kitun, Kecamatan Barabai juga melaksanakan shalat Idul Fitri.
Selain itu, di Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU), Pondok Pesantren Ibnul Amin pamangkih juga turut melaksanakan shalat Idul Fitri.
Sementara itu, berdasarkan hasil sidang Isbat pada Kamis (19/3) malam, Pemerintah merayakan Idul Fitri di hari yang berbeda, yakni Sabtu (21/3) besok.
Pemerintah menilai bahwa posisi hilal belum memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).
Menteri Agama Republik Indonesia (RI) anggota MABIMS menyepakati kriteria baru, yakni tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.
Tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia berada pada kisaran 0 derajat 54 menit 27 detik (0,91 derajat) hingga 3 derajat 7 menit 52 detik (3,13 derajat).
Sedut elongasi antara 4 derajat 32 menit 40 detik (4,54 derajat) hingga 6 derajat 6 menit 11 detik (6,1 derajat). (fer)



