
BARABAI (TABIRkota) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) memfokuskan untuk membentuk karakter peserta didik.
Fokus tersebut disampaikan saat Rapat Koordinasi (Rakor) penguatan peran guru wali sebagai dvaluasi perkembangan indikator karakter siswa, di Aula Bappelitbangda HST, Senin (2/3).
Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi mengatakan, rakor tersebut penting sebagsi ruang strategis menguatkan komitmen membentuk generasi cerdas, baik akademis, karakter maupun akhlak.
"Guru wali memiliki peran sebagai kunci untuk mewujudkannya, bukan hanya sekadar pengelola administrasi kelas, tapi figur pendamping dan penasihat," katanya.
Menurutnya, peran guru wali sangat krusial, terutama bagi siswa SMP gang berada fase transisi mencari jati diri.
"Pada tahapan tersebut, pola pikir, sikap dan karakter siswa terbentuk jelas, sehingga sentuhan serta bimbingan guru wali menentukan perkembangan mereka," ujarnya.
Dukungan yang diberikan guru wali di lingkungan sekolah juga berperan sebagai fondasi untuk membangun karakter kokoh dan bertanggung jawab.
Penguatan karakter siswa tidak hanya menjadi tanggung jawab daerah tetapi juga sejalan dengan kebijakan pendidikan Nasional.
Gusti Rosyadi Elmi menambahkan, meskipun pemerintah pusat menetapkan regulasi terkait, namun implementasinya di lapangan bergantung pada komitmen bersama.
"Kami berkomitmen mendukung penuh prgoram penguatan tersebut, karena sumber daya manusia merupakan faktor penentu keberhasilan pembangunan daerah," tambahnya.
Diharapkan rakor tersebut dapat menghasilkan kesepahaman, keseragaman langkah dan komitmen kuat untuk mengoptimalkan peran guru wali di sekolah. (fer)




