
BUNTOK (TABIRkota) – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), meluncurkan Batik Channa Barito sebagai upaya untuk memperkuat identitas budaya setempat.
Peluncuran batik dengan motif khas daerah tersebut, dilaksanakan di Aula Sekretaris Daerah (Sekda) Barsel, Buntok, Senin (16/3).
Menurut Ketua Dekranasda Barsel, Permana Sari Eddy Raya Samsuri, batik Channa Barito yang diperkenalkan tersebut hadir dengan lima pilihan warna dan akan dilanjutkan dengan peluncuran warna lainnya setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mendatang.
“Motif batik Channa Barito terinspirasi dari kekayaan alam daerah yang memiliki nilai budaya dan identitas lokal masyarakat Barsel.” ujarnya.
Motif tersebut terinspirasi dari ikan Channa yang hidup di Sungai Barito atau dalam bahasa Dayak dikenal sebagai ikan Peang atau gabus merah, yang kini sudah langka dan dilindungi.
Ia mengatakan, motif tersebut juga dipadukan dengan keindahan anggrek hitam yang tumbuh di hutan Kalimantan serta aliran Sungai Barito yang menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Barsel.
“Melalui motif tersebut, kita ingin menggambarkan bahwa alam, budaya dan kehidupan masyarakat Barsel saling terhubung dan menjadi identitas yang patut kita banggakan,” katanya.
Ia menambahkan, penggunaan batik daerah juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap para pengrajin serta pelaku ekonomi kreatif di Barsel.
“Mari menggunakan produk lokal sendiri karena dengan menggunakan batik daerah kita tidak hanya menjaga budaya tetapi juga memberikan dukungan kepada para pengrajin dan pelaku ekonomi kreatif di daerah ini,” tambahnya.
Dekranasda Barsel berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada para pengrajin agar karya kerajinan daerah semakin berkembang sehingga memiliki kualitas baik dan mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Dekranasda Barsel dalam mendorong pengembangan kerajinan lokal, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal melalui karya batik khas daerah. (mad/ra)




