Lepas Pawai Gema Takbir Keliling, Bupati Tapin: Simbol Kemenangan dan Kebersamaan Umat Islam

“Gema Takbir Keliling merupakan bentuk syiar Islam, sekaligus wujud rasa syukur umat Muslim setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan”

Bupati Tapin, H Yamani mengangkat bendera start tanda dimulainya pawai Gema Takbir Keliling (foto: TABIRkota/ist)

RANTAU (TABIRkota) – Pawai dan takbir keliling di malam Idul Fitri merupakan simbol perayaan kemenangan dan kebersamaan umat muslim, ujar Bupati Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), H Yamani.

Hal tersebut disampaikan H Yamani saat membuka kegiatan Gema Takbir Keliling yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) setempat, Rantau, Jumat (20/3) malam.

“Gema Takbir Keliling merupakan bentuk syiar Islam, sekaligus wujud rasa syukur umat Muslim setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan,” ujarnya.

Ia mengatakan, kegiatan Gema Takbir Keliling tidak hanya sebagai tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkuat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.

“Kebahagiaan bukan hanya milik yang berpuasa, namun para fakir miskin dan kaum dhuafa juga ikut merasakannya melalui zakat fitrah,” katanya.

Ia menambahkan, takbiran keliling juga menjadi persiapan rohani sebelum melaksanakan salat Id pada keesokan harinya, sebagai pengingat akan kebesaran Allah dan kemenangan iman.

“Saya mengimbau kepada seluruh peserta agar tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan dan mari kita rayakan malam kemenangan ini dengan penuh suka cita, namun tetap menjaga kondusivitas,” tambahnya.

Kegiatan Gema Takbir Keliling dipusatkan di kawasan Tugu Adipura Rantau Baru yang menjadi titik start dan finish mobil karnaval takbir.

Gema Takbir Keliling berlangsung meriah dengan partisipasi masyarakat, organisasi keagamaan, serta berbagai elemen daerah yang turut memeriahkan malam kemenangan dengan lantunan takbir dan kreasi mobil hias bernuansa Islami.

Sementara itu, pada saat yang sama, Wakil Bupati (Wabup) Tapin, H Juanda juga membuka sekaligus melepas peserta Festival Takbiran yang dilaksanakan di Stadion Bola, Kecamatan Binuang.

Festival Takbiran di Binuang diikuti ratusan peserta yang terdiri dari remaja masjid, kelompok pengajian, hingga masyarakat umum.

Diharapkan, kegiatan festival dapat terus dilestarikan untuk membina generasi muda agar lebih mencintai syiar Islam. (ati/ra)

Pewarta: Sunarti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Lepas Pawai Takbir Idulfitri 1447 H, Bupati Barut Ingatkan Perbedaan Bukan Penghalang

Sab Mar 21 , 2026
"Gema takbir yang dikumandangkan adalah simbol kemenangan, sekaligus ungkapan syukur atas nikmat kebersamaan yang terus terjaga di Barut"

You May Like

TABIRklip