
MUARA TEWEH (TABIRkota) – Kementrian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng) mengimbau warga, khususnya ummat Muslim, agar menunda keberangkatan umrah sebagai imbas perang yang terjadi di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat (AS) bersama sekutunya, Israel versus Iran.
Menurut Kepala Kantor Kemenhaj Barut, H Alpiansah, saat ini kondisi di Timur Tengah sedang tidak kondusif sehingga berpotensi membahayakan keselamatan.
“Kita khawatir jika dipaksakan, dapat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di perjalanan akibat situasi di Timur Tengah yang sedang memanas,” ujarnya di Muara Teweh, ibu kota Barut, Jumat (6/3).
Ia mengatakan, potensi bahaya muncul sebagai imbas meningkatnya tensi perang yang melibatkan negara-negara besar, yang juga turut menyeret Arab Saudi sebagai lokasi tujuan ibadah umrah ke dalam zona tidak aman.
“Kondisi negara Timur Tengah, khususnya Arab Saudi, ikut terseret akibat membesarnya eskalasi perang antara Amerika Serikat sebagai sekutu Israel dengan Iran,” katanya.
Ia menambahkan, imbauan ditujukan kepada calon jamaah umrah dan agen perjalanan atau travel umroh, agar memahami kondisi dan perkembangan di Timur Tengah, khususnya Arab Saudi.
“Kita berharap para pengusaha travel umrah dapat berperan aktif dan bijak dalam menyikapi situasi,” tambahnya.
Diharapkan, para agen travel dapat turut serta memberikan pemahaman yang utuh kepada jamaah mengenai kondisi terkini di Arab Saudi.
Dengan komunikasi yang baik, diyakini dapat menghindari kemungkinan adanya pihak yang akan dirugikan, baik jamaah maupun pihak travel itu sendiri. (ded/ra)



