Hidupkan Syiar Islam, Bupati Barut Gelar Bukber, Shalat Berjamaah dan Tadarus di Rumjab

“Dengan membumikan Al-Qur’an di lingkungan rumjab, diharapkan menumbuhkan inspirasi pembangunan yang berkeadilan dan berkemanusiaan”

Kegiatan bukber, shalat Magrib Isya dan Tarawih berjamaah serta tadarus Al Quran di rumjab Bupati Barut, H Shalahuddin (foto: TABIRkota/ist)

MUARA TEWEH (TABIRkota) – Bupati Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng), H Shalahuddin menggelar kegiatan buka bersama (bukber), shalat Magrib Isya dan Tarawih berjamaah serta tadarus Al Quran di Rumah Jabatan (Rumjab) Bupati, Muara Teweh, Ahad (1/3) malam.

Menurut H Shalahuddin, pelaksanaan rangkaian kegiatan tersebut, dilaksanakan dalam rangka menghidupkan syiar Islam, khususnya di Rumjab Bupati.

“Bagi saya, Rujab ini bukan sekedar bangunan dinas, melainkan “rumah besar” bagi kita semua, keluarga besar pemerintah daerah untuk saling menguatkan, bukan hanya dalam pekerjaan, tapi juga dalam peningkatan iman dan takwa,” ujarnya.

Momentum Ramadan adalah waktu terbaik untuk “mengisi ulang” integritas melalui interaksi langsung dengan tadarus Al-Qur’an.

Setelah seharian melayani masyarakat, berkumpul di rumah jabatan untuk melantunkan ayat-ayat suci menjadi cara efektif untuk menjaga kejernihan pikiran dan ketulusan niat.

H Shalahuddin mengatakan, tempat tinggal adalah tempat ibadah utama bagi keluarga, sehingga dengan membawa suasana ibadah ke dalam rumjab, dapat menanamkan nilai-nilai keteladanan dan ketulusan dalam mengabdi.

“Ramadhan adalah pengingat terbaik bahwa setiap amanah yang kami emban sebagai pelayan masyarakat, harus selalu berlandaskan pada ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

Ia menambahkan, kebersamaan yang terjalin dalam serangkaian kegiatan keagamaan tersebut, bukan sekedar seremoni, melainkan momentum untuk mempererat ukhuwah agar koordinasi antar perangkat daerah kedepannya semakin cair dan penuh semangat persaudaraan.

“Jika batin kita selaras dalam ibadah, maka kerja nyata kita untuk masyarakat pun akan terasa lebih ringan dan penuh keberkahan,” tambahnya.

Kegiatan diisi dengan bukber dan rangkaian shalat berjamaah yang dilanjutkan dengan tadarus Al Quran yang bukan hanya menjadi simbol ketaatan, tetapi juga menjadi ruang dialog informal yang penuh keberkahan.

Diharapkan, nilai-nilai kebaikan yang ada dalam Al-Qur’an benar-benar meresap ke dalam hati sanubari, sehingga setiap kebijakan yang diambil, setiap hal yang dikerjakan, selalu memiliki ruh kejujuran dan keberkahan.

Dengan membumikan Al-Qur’an di lingkungan tempat tinggal pimpinan daerah, diharapkan muncul inspirasi-inspirasi pembangunan yang berkeadilan dan berkemanusiaan. (ded/ra)

Pewarta: Mardedi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Like

TABIRklip