
BARABAI (TABIRkota) — Film kuyank ditonton ribuan warga, setelah empat hari "gentayangan", di Bioskop Banua, Balai Rakjat Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (23/3).
Ketua Umum Balai Rakjat Creative Hub Barabai, Ahmad Rizqan mengatakan, bioskop banua tersebut merupakan kali pertama digelar saat perayaan lebaran Idul Fitri.
"Kurang lebih 2000 penonton yang meramaikan pemutaran film kuyank selama empat hari, yakni dari tanggal 21 hingga 24 Maret," katanya, di Barabai, Inu Kota HST, Jum’at (27/3).
Pemutaran film kuyank, ujarnya, sukses menyumbang pendapatan daerah sebanyak 10 persen melalui pajak hiburan.
"Film tersebut juga menyumbang retribusi pemakaian gedung aset daerah, yakni Balai Rakjat selama empat hari," ujarnya.
Selain itu, tambahnya, bagi ekonomi masyarakat juga berdampak melalui penjualan minuman dan makanan.
"Film kuyank tersebut diputar berkat kerja sama produser dan insan perfilman lokal HST," tambahnya.
Film kuyank tersebut mengangkat tentang kisah urban legend Kalsel "hantu kuyang", karya sutradara asal Nagara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Johansyah Jumberan.
Film tersebut juga merupakan kelanjutan dari film sebelumnya, yakni Saranjana Kota Gaib yang diangkat oleh Dari Hati Films (DHF). (fer)



