
RANTAU (TABIRkota) – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok (bapok), ujar Wakil Bupati (Wabup) Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), H Juanda.
Hal tersebut disampaikan H Juanda saat membuka kegiatan GPM yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin melalui Dinas Ketahanan Pangan setempat di Lapangan Dwi Darma Rantau, Kamis (12/3).
“Selain untuk menjaga stabilitas harga bapok, GPM sekaligus juga membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, khususnya seperti menjelang hari raya Idul Fitri saat ini,” ujarnya.
Ia mengatakan, Pemkab Tapin sangat mendukung kegiatan GPM yang berdampak nyata membantu meringankan beban masyarakat.
“Kalau bisa, sering-sering kegiatan seperti ini, bukan hanya saat Ramadan saja, tetapi di hari biasa juga agar masyarakat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tapin, Riza Ramadie mengatakan, pada kegiatan GPM tersebut, pihaknya menyediakan 300 paket pangan murah.
“Paket berisi berbagai komoditas kebutuhan pokok, di antaranya telur, gula, minyak goreng, beras serta beberapa bahan pangan lainnya yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.
Komoditas bapok yang dijual, harganya telah disubsidi sebesar 40 persen dari harga pasar dengan stok yang disiapkan mencapai ratusan kilogram.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Tapin berharap dapat menekan laju inflasi daerah serta memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat.
Hadir pada kegiatan pembukaan GPM tersebut, Ketua GOW Tapin, Hj Elya Hartati, PJ Sekda, H Unda Absori, Asisten Ekobang, H Taufiqurrahman, Kadis Ketahanan Pangan, Riza Ramadie, Kadis Pertanian, Tri Asmoro, Kadis Perdagangan, Wal Aidi Rahmat, Plt Kadis Perindustrian, Hj Nurul Kamariah serta Camat Tapin Utara, Ivada Chandra Sari. (ati/ra)




