Tanamkan Karakter Islami di Bulan Suci, SMPN 2 Aranio Gelar Pesantren Ramadan 1447 H

“Pesantren Ramadan, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, pengamalan dan penghayatan ajaran Islam oleh siswa secara intensif”

Kegiatan Pesantren Ramadan SMPN 2 Aranio untuk membentuk karakter Islami para siswa (foto: TABIRkota/smpn2 aranio)


MARTAPURA (TABIRkota) – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Aranio, Desa Bunglai, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), menggelar kegiatan Pesantren Ramadan sebagai salah satu upaya menanamkan karakter Islami kepada siswa.

Menurut Kepala SMPN 2 Aranio, Lien Astuti Wulandari, Pesantren Ramadan dilaksanakan tiga hari, dari 24 hingga 26 Februari mendatang.

“Pesantren Ramadan diperuntukkan bagi semua kelas, VII, VIII dan X dengan tema Menebar Cahaya Ramadan dengan Ilmu dan Amal,” ujarnya di Martapura, ibu kota Banjar, Selasa (24/2).

Pesantren Ramadan dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 5 Tahun 2026, Menteri Agama RI Nomor 2 Tahun 2026 dan Menteri Dalam Negeri Nomor 400.1/857/SJ, tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1447  H/ 2226 M.

Selain itu, juga berdasarkan Surat  Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Nomor 100.3.4/579/Disdik/2026 tentang Pelaksanaan Pesantren Ramadhan 1447 H serta Keputusan Rapat SMPN 2 Aranio Tanggal 14 Februari 2026.

Ia mengatakan, selama Pesantren Ramadan, para siswa dengan dibimbing para guru, melaksanakan beberapa kegiatan keagamaan, seperti pembacaan Asmaul Husna dan Maulid Habsy.

“Para siswa juga akan diajak sholat Dhuha berjamaah, tadarus Al-Quran, menghafal surah-surah pendek serta sholat Dzuhur berjamaah dan diberikan tausiah tentang keagamaan serta pengetahuan seputar Ramadan,” katanya.

Pelaksanaan Pesantren Ramadan, tambahnya, merupakan implementasi dari gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH).

“Dalam gerakan 7 KAIH, terdapat poin tentang beribadah yang relevan dengan pelaksanaan Pesantren Ramadan,” tambahnya.

Gerakan 7 KAIH merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI untuk membentuk karakter generasi emas 2045 melalui kebiasaan positif sehari-hari.

Tujuh kebiasaan tersebut masing-masing Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Sehat Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat dan Tidur Cepat.

Melalui pelaksanaan Pesantren Ramadan, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, pengamalan dan penghayatan ajaran Islam secara intensif, khususnya selama bulan puasa.

Diharapkan, akan terbentuk karakter akhlak mulia, meningkatkan ketakwaan serta membiasakan disiplin ibadah seperti shalat berjamaah dan tadarus Al-Quran. (ra)

TABIRkota

Dari Banua Untuk Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Papa Ombo Hilang di Perairan Pulau Sebuku Kotabaru, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Sel Feb 24 , 2026
“Tim rescue diberangkatkan menggunakan armada RIB 02 Banjarmasin dengan fokus utama pencarian di sekitar titik terakhir korban dilaporkan mencari ikan""

You May Like

TABIRklip