
BUNTOK (TABIRkota) — Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), Ita Minarni melalui Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) setempat, Rahmat Nuryadin menekankan perlindungan dan hak anak
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2026, di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barsel, Arba (18/2).
“Anak merupakan investasi masa depan dan amanah yang harus dijaga bersama melalui kebijakan yang berpihak serta layanan yang mudah diakses,” ujarnya.
Upaya perlindungan tersebut, katanya, dengan pemenuhan hak dan pengembangan potensi anak yang memerlukan koordinasi lintas sektor.
“Meskipun berbagai program telah dilaksanakan, tapi masih terdapat tantangan berupa kesenjangan layanan antarwilayah, keterbatasan sumber daya serta kebutuhan penguatan kapasitas di tingkat kecamatan dan desa,” katanya.
Rakor tersebut digelar untuk menjawab tantangan yang ada, melalui langkah konkret dan terintegrasi.
Rahmad Nuryadin menambahkan, predikat KLA bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan cerminan nyata komitmen daerah dalam menjamin hak anak.
“Predikat KLA membawa manfaat strategis bagi peningkatan kualitas layanan publik, kepercayaan masyarakat serta akses dukungan dari berbagai pihak,” tambahnya.
Upaya meraih dan mempertahankan predikat KLA harus menjadi prioritas bersama seluruh OPD dan pemangku kepentingan.
Rapat koordinasi tersebut menghadirkan narasumber dari DP3APPKB Provinsi Kalteng serta diikuti perangkat daerah dan unsur terkait lainnya. (mad/fer)




