Korban Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan Tak Bernyawa 50 Meter dari LKP

“Setelah pencarian intensif sejak Kamis (12/2) malam, jasad korban akhirnya ditemukan sekitar 50 meter dari LKP, ke arah hilir sungai”

Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi korban (foto: TABIRkota/hms sar bjm)


BANJARMASIN (TABIRkota) – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di Sungai Martapura, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam kondisi tak bernyawa sekitar 50 meter dari lokasi awal kejadian atau last know position (LKP).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan, jasad korban atas nama Rini (34), warga Kertak Baru Hilir tersebut, ditemukan pada Sabtu (14/2) sekitar pukul 01.05 Wita.

“Setelah pencarian intensif sejak Kamis (12/2) malam, jasad korban akhirnya ditemukan sekitar 50 meter dari LKP ke arah hilir sungai,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima TABIRkota.com, Sabtu (14/2) pagi.

Sebelumnya, korban dilaporkan pergi memancing di kawasan Jembatan Antasari, Pasar Hanyar, Kecamatan Banjarmasin Tengah pada Kamis (12/2) sekitar pukul 13.00 Wita.

Pukul 15.00 Wita, ibu korban yang melakukan pengecekan ke lokasi hanya menemukan sepeda motor beserta alat pancing.

Korban yang memiliki riwayat penyakit epilepsi tersebut, diduga kuat telah terjatuh ke sungai dan tenggelam.

Basarnas Banjarmasin yang menerima laporan perihal hilangnya korban, segera memberangkatkan satu tim rescue beranggotakan 6 personel pada pukul 23.00 Wita.

Menurut I Putu Sudayana, dengan ditemukannya jasad korban, operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing.

“Basarnas Banjarmasin mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kerja sama semua pihak yang terlibat di lapangan, hingga jasad korban berhasil ditemukan,” katanya.

Operasi SAR yang dilaksanakan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Banjarmasin, Ditpolairud Polda Kalsel, Polair Polresta Banjarmasin, Rescue 911, BPBD Kota Banjarmasin serta warga setempat.

Alat utama (Alut) yang digunakan meliputi Rubber Boat, Aqua Eye serta peralatan selam guna memastikan area dasar sungai terpantau dengan baik. (rls/ra)

TABIRkota

Dari Banua Untuk Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Like

TABIRklip