
MUARA TEWEH (TABIRkota) – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar Sosialisasi Pencegahan Paham Radikalisme Pada Anak dan Remaja, sebagai bentuk komitmen pembinaan ketahanan keluarga.
Kegiatan sosialisasi yang menghadirkan narasumber dari Densus 88 AT Polri, Panit Satgas Wilayah Kalteng tersebut, dilaksanakan di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis (19/2).
Menurut Ketua TP PKK Barut, Hj Maya Savitri Shalahuddin, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan upaya meningkatkan pemahaman serta kewaspadaan generasi muda terhadap pengaruh paham radikalisme dan pencegahannya.
“Kegiatan sosialisasi tersebut, sekaligus sebagai salah satu upaya dalam memperkuat peran keluarga dan masyarakat dalam pencegahan paham radikal,” ujarnya.
Ia mengatakan, di tengah tantangan ideologi yang rentan memengaruhi anak dan remaja, ketahanan keluarga merupakan hal yang sangat penting.
“Ditengah tantangan zaman, TP PKK Barut berharap semua pihak dapat berperan aktif dalam upaya sosialisasi tentang bahaya radikalisme,” katanya.
Dengan begitu, upaya pencegahan dapat dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Sementara itu, nara sumber dari Densus 88 AT Polri, Iptu Ganjar Satriono memaparkan materi terkait bahaya radikalisme, pola penyebarannya dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan keluarga dan lingkungan.
“Radikalisme kerap menyasar anak dan remaja melalui media sosial serta pergaulan yang tidak terkontrol,” katanya.
Dalam hal ini, penting agar dilakukan penguatan terhadap literasi digital, pengawasan orang tua serta nilai-nilai kebangsaan sejak dini.
Orang tua diimbau untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, termasuk aktivitas di media sosial.
Komunikasi yang terbuka dalam keluarga, dapat menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan. (ded/ra)




