
BARABAI (TABIRkota) — Stok darah di Rumah Sakit Haji Damanhuri (RSHD) Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HAT), Kalimantan Selatan (Kalsel) mencapai 835 kantong, karena donor darah kini menjadi trend di kalangan pemuda.
Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Medik RSHD Barabai, dr Era Ery Dhani mengatakan, ketersediaan stok darah awal 2026 tercatat mencapai 835 kantong.
“Paling banyak yang dibutuhkan pasien adalah golongan darah O,” katanya, di Barabai, Ibu Kota HST, Kamis (5/2).
Kebutuhan darah, ujarnya, mengalami berbagai dinamika, terlebih untuk golongan tertentu yang permintaannya cukup tinggi.
“RSHD Barabai terus melakukan berbagai upaya, salah satunya mengadakan pekan donor darah bagi karyawan, agar ketersediaan tetap stabil,” ujarnya.
Donor darah juga menjadi persyaratan proses kenaikan pangkat atau kenaikan gaji berkala bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), sebagai langkah pemenuhan kebutuhan darah.
RSHD Barabai juga mengaktifkan layanan jemput bola sebagai inovasi melalui stand donor darah di Car Free Day (CFD), Expo hingga peringatan hari jadi daerah.
dr Era menambahkan, trend donor darah meningkat dengan adanya keterlibatan berbagai pihak dan beragam inovasi.
“RSHD Barabai juga menjalin kolaborasi lintas ijstansi eksternal, seperti Dinkes, Pengadilan aagama, PLN, Puskes, TNI, Polri dan lainnya,” tambahnya.
Diharapkan ketersediaan stok darah dapat terus terjaga agar kebutuhan pasien di HST dan sekitarnya terpenuhi. (fer)




