
BARABAI (TABIRkota) — Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) per 11 Januari, ada sepuluh desa yang masih terdampak banjir.
Menurut Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik BPBD HST, Fitriadinor, kurang lebih sepuluh desa di tiga kecamatan masih terdampak banjir.
“Untuk Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU) ada enam desa, yakni Sungai Buluh, Pahalatan, Mantaas, Rantau Bujur, Tabat dan Binjai Pirua,” ujarnya, di Barabai, Ibu Kota HST, Arba (14/1).
Sedangkan untuk Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), ada dua desa, yakni Mahang Baru dan Panggang Marak.
Kecamatan Pandawan juga dua desa, yakni Kayu Rabah dan Mahang Matang Landung.
Berdasarkan laporan awal, kata Fitriadinoor, banjir mulai merendam beberapa desa sejak akhir Desember dan langsung dilakukan rapid assesment (pendataan awal).
“Dari keseluruhan desa, total ada 1.224 rumah yang terdampak dan 1.780 yang masih terendam hingga ke dalam rumah,” katanya.
Ia menambahkan, pihak BPBD HST akan terus melakukan update informasi dan data banjir.
“Untuk total jiwa yang terdampak banjir ada 3.873, sedangkan yang rumahnya masih terendam hingga ke dalam ada 5.357 jiwa,” tambahnya.
Untuk kategori terdampak, banjir hanya mengelilingi sekitaran rumah, namun mengganggu aktivitas warga.
Sedangkan kategori terendam, banjir mengelilingi rumah hingga masuk ke dalam yang mengakibatkan terganggunya aktivitas dan kesehatan warga. (fer)




