
MARABAHAN (TABIRkota) – Tim SAR Gabungan melakukan upaya pencarian terhadap seorang pemuda yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Barito, sekitaran Jembatan Basit, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (20/1) malam.
Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana, korban diketahui bernama Ismail (24) yang hilang saat berenang bersama rekannya di sekitaran Jembatan Basit atau Jembatan Sei Alalak.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, korban berenang bersama rekannya sekitar pukul 17.20 Wita,” ujar I Putu Sudayana yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator atau SMC melalui keterangan tertulis.
Menurut keterangan saksi, sesaat setelah menceburkan diri, korban tidak kunjung muncul ke permukaan.
Ia mengatakan, upaya pencarian mandiri telah dilakukan oleh warga sekitar namun tidak membuahkan hasil, sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke pihak berwenang.
“Basarnas Banjarmasin menerima laporan dari personel Rescue 911, Deddy pada pukul 18.43 Wita yang segera direspon dengan memberangkatkan satu Tim Rescue berjumlah enam orang,” katanya.
Tim Rescue Basarnas Banjarmasin berangkat pada pukul 19.00 Wita dan dijadwalkan tiba di lokasi (LKP) pada koordinat 3°16’37.9″S 114°35’20.7″E sekitar pukul 20.30 Wita.
Ia menambahkan, guna menunjang efektivitas pencarian di bawah air, tim dilengkapi dengan alutsista modern, termasuk 1 unit Rubber Boat, Aqua Eye atau pendeteksi objek bawah air, peralatan penyelaman serta peralatan Water Rescue lainnya.
“Fokus utama kami pada malam ini adalah melakukan koordinasi di lokasi serta melakukan pemantauan dan penyisiran di sekitar titik terakhir korban terlihat (LKP),” tambahnya.
Operasi SAR kali ini melibatkan sinergi berbagai pihak, antara lain Basarnas Banjarmasin, Polsek Alalak, Polairud Banjarmasin, Rescue 911 dan warga setempat.
Cuaca di lokasi kejadian dilaporkan cerah berawan, yang diharapkan dapat mendukung kelancaran proses penyisiran awal oleh tim gabungan. (rls/ra)




