
PARINGIN (TABIRkota) – Memasuki hari keempat penanganan pasca banjir bandang di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), tercatat jumlah desa dan warga terdampak mengalami peningkatan.
Menurut Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, H Rahmi, berdasarkan catatan, banjir bandang telah melanda 30 desa di lima kecamatan dengan total 13.531 jiwa terdampak.
“Laporan tersebut lebih tinggi dari sebelumnya, dimana banjir telah merendam 4.156 rumah dengan total 4.185 Kepala Keluarga (KK),” ujarnya di Paringin, ibu kota Balangan, Kamis (1/1).
Ia mengatakan, untuk wilayah Kecamatan Tebing Tinggi, telah dilakukan penanganan pasca banjir bandang.
“Hingga saat ini proses pembersihan rumah warga dan fasilitas umum oleh petugas gabungan telah mencapai 80 persen,” katanya.
Saat ini, proses pembersihan yang masih berlangsung sekitar 20 persen dan ditargetkan dapat selesai secepatnya agar warga dapat kembali beraktivitas.
Selain pembersihan, tambahnya, BPBD Balangan terus mengoptimalkan penyaluran bantuan logistik dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, TNI-Polri, Tim Reaksi Cepat (TRC), relawan, organisasi dan perusahaan.
“Penyaluran bantuan dilakukan langsung ke rumah warga agar tepat sasaran dan dapat meringankan beban masyarakat terdampak,” tambahnya.
BPBD Balangan bersama tim gabungan juga terus melakukan pemantauan wilayah rawan banjir serta memperbarui data dampak bencana sebagai dasar penanganan lanjutan dan pemulihan pasca bencana. (fer/ra)




