Mensos RI Targetkan Siswa Sekolah Rakyat Pada 2030 Lampaui 500.000

“Pembangunan gedung Sekolah Rakyat ditargetkan minimal 100 gedung per tahun, sehingga pada 2030 mendatang, jumlah siswa bisa melampaui 500.000”

Mensos RI, Syaifullah Yusuf memberikan keterangan pers usai peresmian Sekolah Rakyat oleh Presiden RI, Prabowo Subianto di Banjarbaru (foto: TABIRkota/mc kalsel)


BANJARBARU (TABIRkota) – Menteri Sosial (Mensos) RI, Syaifullah Yusuf menargetkan jumlah siswa Sekolah Rakyat pada 2030 mendatang, dapat melampaui 500.000 orang.

Hal tersebut disampaikan Syaifullah Yusuf usai peresmian Sekolah Rakyat oleh Presiden RI, Prabowo Subianto di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Kota Banjarbaru, ibu kota Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (12/1).

Menurutnya, setiap gedung Sekolah Rakyat memiliki kapasitas hingga 300 siswa untuk jenjang SD, SMP dan SMA.

“Kalau satu sekolah menyeleksi 300 siswa, maka dengan 100 gedung kita bisa menyeleksi 30.000 siswa setiap tahun dan bila mencapai 300 gedung, maka bisa menyeleksi hingga 90.000 siswa per tahun,” ujarnya.

Ia mengatakan, hingga tahun ajaran 2025–2026 telah terdapat lebih dari 15.000 siswa Sekolah Rakyat.

“2026 ini ditargetkan menerima 30.000 siswa tambahan, sehingga total mencapai lebih dari 45.000 siswa,” katanya.

Pada 2027, jika pembangunan gedung berjalan lancar dan mencapai 200 unit, maka jumlah siswa yang dapat direkrut mencapai 60.000 per tahun, dengan total kumulatif lebih dari 100.000 siswa.

Targetnya, minimal 100 gedung per tahun sehingga apabila konsisten, maka pada 2029 sudah ada 400 gedung, dan pada 2030 jumlah siswa Sekolah Rakyat bisa melampaui 500.000.

Ia menambahkan, Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga paling tidak mampu.

“Pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum, sementara Kementerian Sosial menyiapkan sistem seleksi siswa, guru, tenaga kependidikan serta operasional lainnya secara paralel,” tambahnya.

Pembiayaan Sekolah Rakyat sepenuhnya disiapkan melalui APBN karena merupakan bagian dari program strategis Presiden.

Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak yang belum sekolah, putus sekolah atau berpotensi putus sekolah. (ra)

TABIRkota

Dari Banua Untuk Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Wagub Kalsel: Sekolah Rakyat Langkah Strategis Menjawab Ketimpangan Akses Pendidikan

Sen Jan 12 , 2026
"Pendidikan merupakan kunci utama dalam memutus mata rantai kemiskinan, sejalan dengan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi pemerintah pusat"

You May Like

TABIRklip