Kalsel Borong Penghargaan Nasional di Ajang Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali

“Sejumlah desa, kelurahan serta perwakilan masyarakat Kalsel berhasil meraih penghargaan berbagai kategori lomba dan apresiasi dari Kemendes-PDT”

Kalsel berhasil meraih berbagai penghargaan dan apresiasi pada ajang Hari Desa Nasional 2026 (foto: TABIRkota/mc kalsel)


BANJARBARU (TABIRkota) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil memborong berbagai penghargaan nasional di ajang Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (Jateng) pada Kamis (15/1) lalu.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, Iwan Ristianto, sejumlah desa, kelurahan serta perwakilan masyarakat berhasil meraih penghargaan dalam berbagai kategori lomba dan apresiasi dari Kementrian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes-PDT).

“Salah satunya, Kelurahan Mentaos, Kota Banjarbaru, berhasil meraih Juara II Lomba Kelurahan Nasional, yang mencerminkan keberhasilan tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik serta tingginya partisipasi masyarakat,” ujarnya di Banjarbaru, ibu kota Kalsel, Sabtu (17/1).

Di bidang ekonomi desa, Peringkat III Duta BUMDesa Nasional diraih oleh Zaenal Arifin dari BUMDesa Berkah Mulia, Desa Bukit Mulia, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Selain itu, Desa Awang Bangkal Barat, Banjar, memperoleh Penghargaan Program Kementerian Berbasis Desa atas inovasi pemanfaatan lahan eks tambang pasir menjadi unit usaha BUMDesa yang produktif dan berkelanjutan.

Iwan Ristianto mengatakan, Kalsel juga masuk Peringkat IX Nasional BUMDesa Inspiratif melalui BUMDes Wake Berkah Abadi Baru, Batu Benawa, Hulu Sungai Tengah (HST).

“Di bidang kepemudaan dan digitalisasi desa, HST meraih Juara II E-Sport Desa Nasional, sementara Juara II Pemuda Pelopor Desa Bidang Kebudayaan diraih oleh Sam’ani,” katanya.

Deretan prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi daerah, sekaligus menegaskan komitmen Pemprov Kalsel dalam mendorong desa yang maju, mandiri, inovatif dan berdaya saing di tingkat nasional.

Ia menambahkan, keikutsertaan Pemprov Kalsel dalam peringatan Hari Desa Nasional 2026 merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pembangunan desa yang berkelanjutan.

“Melalui pameran pada kegiatan tersebut, kita mengenalkan potensi desa dan produk BUMDesa khas Kalsel ke tingkat nasional, sekaligus menjadi ajang berbagi praktik baik antar daerah dalam membangun desa,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperluas jejaring kerja sama antar daerah serta membuka peluang pengembangan ekonomi desa yang lebih luas di masa mendatang.

Keikutsertaan Pemprov Kalsel dalam ajang nasional tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan peran desa sebagai ujung tombak pembangunan nasional.

Pada kegiatan tersebut, Dinas PMD Kalsel membuka stand pameran yang menampilkan beragam produk unggulan desa yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), khususnya produk khas Banua.

Berbagai hasil kerajinan, olahan pangan lokal, hingga produk kreatif berbasis potensi desa berhasil menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia. (ra)

TABIRkota

Dari Banua Untuk Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pimpin Apel Perdana HKN, Wabup Kotabaru Harap Pelayanan Publik dan Kinerja ASN Meningkat

Sen Jan 19 , 2026
“Momen apel HKN diharapkan membawa perubahan yang lebih baik, terutama kinerja ASN, tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat"

You May Like

TABIRklip