
BUNTOK (TABIRkota) – Bupati Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), Eddy Raya Samsuri mengajak masyarakat menjadikan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat keimanan dan ukhuwah atau persaudaraan.
Ajakan tersebut disampaikan Eddy Raya Samsuri saat menghadiri peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dilaksanakan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Barsel di Masjid Agung Baiturrahman, Buntok, Senin (12/1) malam.
Menurutnya, peristiwa Isra Mi’raj memiliki makna mendalam, terutama terkait kewajiban shalat lima waktu sebagai pondasi pembentukan karakter umat Islam.
“Shalat mengajarkan kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab serta membentuk akhlakul karimah dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Melalui momentum keagamaan tersebut, katanya, pemerintah daerah berharap masyarakat terus menjaga ukhuwah Islamiyah serta persatuan dan kesatuan.
“Dengan semangat religius dan kebersamaan, kita optimistis dapat mewujudkan Barsel yang maju, sejahtera dan bermartabat,” katanya.
Peringatan Isra Mi’raj kali ini menghadirkan penceramah asal Gambut, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Guru Akhmad Suryani atau Abuya Kuning.
Dalam tausiyahnya, Abuya Kuning menyampaikan hikmah perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW hingga menerima perintah shalat.
“Shalat adalah penghubung langsung antara hamba dengan Allah SWT dan menjadi amalan pertama yang dihisab di akhirat,” katanya.
Pada kegiatan tersebut, turut hadir Wakil Bupati (Wabup) Barsel Khristianto Yudha, anggota DPRD, Forkopimda, jajaran OPD, camat, tokoh agama dan masyarakat. (mad/ra)




