
RANTAU (TABIRkota) – Bupati Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), H Yamani memaparkan tujuh prioritas pembangunan yang menjadi fokus rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Periode 2027.
Pemaparan tersebut disampaikan H Yamani saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Tapin Tahun 2026 untuk Kecamatan Salam Babaris dan Tapin Selatan di Aula Pasar Pantau Cabe, Senin (19/1) kemaren.
Menurutnya, tujuh prioritas pembangunan tersebut meliputi peningkatan kualitas SDM, kesehatan, sosial, ekonomi, infrastruktur, lingkungan dan reformasi birokrasi.
“Pembangunan di 2027 tetap berfokus pada visi dan misi daerah melalui 13 Program Strategis Daerah yang telah berjalan sejak 2025 lalu,” ujarnya.
Peningkatan kualitas SDM dilaksanakan dengan menciptakan SDM yang cerdas, kompeten dan melek teknologi informasi.
Sedang bidang kesehatan, melalui pemenuhan dan pemerataan pelayanan dasar kesehatan serta pengentasan kemiskinan dan pengembangan UMKM lokal untuk bidang sosial ekonomi.
Selanjutnya di bidang infrastruktur, yaitu pemenuhan konektivitas dan sarana prasarana pelayanan publik serta pembangunan berkelanjutan yang memperhatikan kualitas lingkungan hidup untuk bidang lingkungan dan implementasi birokrasi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat untuk bidang reformasi birokrasi.
Pelaksanaan pembangunan di tujuh bidang prioritas tersebut, diharapkan dapat memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Tapin.
H Yamani mengatakan, Musrenbang menjadi wadah krusial bagi pemerintah daerah untuk menjaring aspirasi, saran serta usulan pembangunan dari masyarakat guna penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) periode tahun 2027.
“Masyarakat dapat menyampaikan usulan pembangunan melalui dua mekanisme utama, yaitu melalui Musrenbang Kecamatan dan Aspirasi Anggota DPRD,” katanya.
Ia menambahkan, semua usulan akan dihimpun dan dibahas bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang Kabupaten.
“Setiap usulan akan disesuaikan dengan prioritas pembangunan serta kemampuan keuangan daerah,” tambahnya.
Sementara itu, dalam Musrenbang tersebut, beberapa usulan prioritas Kecamatan Salam Babaris diantaranya pengolahan dan pengembangan sistem drainase Desa Salam Babaris RT 01 sampai RT 13, yang belum bersedia sistem drainase.
Kemudian pengembangan permukiman berupa penambahan tiang lampu penerangan 22 unit di Suato Baru, penyelanggara jalan berupa peningkatan atau pengerasan jalan TMMD Suato Tatakan dan pengelolaan sumber daya air berupa peningkatan tebing embung di Kambang Habang Baru. (ati/ra)




