Fahmi Wahid, Penyair Tandik Meratus Kelahiran HST Tutup Usia

“Fahmi Wahid sang Penyair Tandik Meratus dikenal sebagai sastrawan Indonesia dari HST yang memiliki ribuan karya tulisan”

Penyair tandik meratus, Fahmi Wahid saat berpuisi di atas kelotok pada Aruh Sastra Kalsel di Marabahan, Desember lalu (foto: TABIRkota/ferian sadikin)

BARABAI (TABIRkota) — Penyair tandik meratus kelahiran Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), Fahmi Wahid, tutup usia.

Informasi yang diterima Tabirkota.com, Fahmi Wahid meninggal pada usia kurang lebih 61 tahun di kediamannya, di Kabupaten Balangan sekitar pukul 09.16 Wita, Sabtu (10/1).

Fahmi Wahid sempat dirawat di rumah sakit beberapa hari, kemudian kondisinya mulai membaik, namun 10 hari setelah berada di rumah, ia dikabarkan meninggal dunia.

Sosok Fahmi Wahid sang Penyair Tandik Meratus dikenal sebagai sastrawan Indonesia dari HST yang memiliki ribuan karya tulisan, baik puisi maupun naskah drama.

Fahmi Wahid akan dibawa dari Balangan dan dikebumikan di kelahirannya, Barabai pada pukul 17.00 Wita.

Semasa hidup, Fahmi Wahid juga sering kali meraih segudang prestasi dan banyak penghargaan atas karyanya.

Fahmi Wahid juga sempat menjabat Ketua Dewan Kesenian Murakata HST periode 2009-2012 dan sekarang masih menjabat Ketua Dewan Kesenian Balangan.

Dikenal sebagai penyair tandik meratus, karena buku puisinya yang pernah meraih penghargaan terbaik dari Lumbuh Puisi Indonesia 2024 lalu.

Terakhir sebelum sakit, Fahmi Wahid meraih penghargaan berkarya 40 tahun lebih dari Pusat Badan Bahasa 2025. (fer)

Pewarta: M Ferian Sadikin

Journalist | Editor | - Hulu Sungai Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Wabup Barsel Apresiasi Peran WKRI Kalteng Tingkatkan Kualitas Hidup Perempuan dan Anak

Sen Jan 12 , 2026
“WKRI bukan hanya organisasi perempuan, tetapi juga sebagai ruang pengabdian untuk menanamkan nilai kasih, ketangguhan dan kepedulian sosial”

You May Like

TABIRklip