
RANTAU (TABIRkota) – Bupati Tapin, Kalimatan Selatan (Kalsel), H Yamani berharap, melalui kegiatan Advokasi dan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG), dapat mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender.
Harapan tersebut disampaikan H Yamani saat membuka kegiatan Advokasi dan Rakor Evaluasi PUG di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin yang dilaksanakan di Aula Bappelitbang setempat, Rantau, Arba (21/1) kemaren.
Menurutnya, pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) dapat semakin optimal dan terintegrasi.
“Sehingga mampu meningkatkan kualitas pembangunan daerah serta mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan, PUG bukan sekedar isu perempuan, melainkan strategis pembangunan.
“Tujuannya adalah, agar semua kelompok, baik laki-laki maupun perempuan, memperoleh akses partisipasi control dan manfaat dari hasil pembangunan,” katanya.
Hal tersebut, tambahnya, sejalan dengan amanat Undang-Undang dan kebijakan rasional serta komitmen Pemkab Tapin dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Dengan koordinasi yang baik, diharapkan dapat terbangun komitmen bersama dan langkah konkret dalam mendukung terwujudnya pembangunan yang respinsif gender di Tapin,” tambahnya.
Kegiatan advokasi dan rakor tersebut, sekaligus pula sebagai wadah diskusi serta tukar pengalaman terkait tantangan serta praktik baik dalam pelaksanaan PUG di masing-masing sektor.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) tersebut, menghadirkan nara sumber dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI.
Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Tapin, Hj Faridah Yamani, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) setempat, H Unda Absori, Asisten Administrasi Umum, Kepala Bappelitbang selaku Ketua Pokja PUG Tapin, Kepala Dinas DP3A, para kepala SKPD serta para Camat dan undangan lainnya. (ati/ra)




