
KUALA KAPUAS (TABIRkota) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta dukungan penanganan pembangunan kawasan jalan Basarang – Batanjung sepanjang 54 Km, kepada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Usis I Sangkai, permintaan dukungan tersebut ia sampaikan saat audensi dengan Direktur Pembangunan Indonesia Barat, Kemen PPN/Bapenas di Jakarta pada Jumat (9/1) kemarin.
“Audensi dilaksanakan bersama Kepala Bapperida Kapuas, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perkimtan, Kepala BKAD serta Inspektur setempat,” ujarnya di Kuala Kapuas, ibu kota Kapuas, Sabtu (10/1).
Audensi tersebut, katanya, bertujuan untuk memperoleh dukungan pemerintah pusat, dalam hal ini Bappenas, terkait penanganan jalan Basarang – Batanjung sepanjang 54 km.
“Jalan Basarang – Batanjung merupakan akses transportasi yang mendukung kawasan industri dan pelabuhan laut Batanjung dan merupakan jalan strategis dalam mendukung Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) serta kawasan minapolitan (sentra perikanan),” katanya.
Ia menambahkan, dalam audensi tersebut, Pemkab Kapuas menyampaikan komitmen dalam melaksanakan percepatan pembangunan jalan Basarang-Batanjung yang menjadi kewenangan daerah.
“Setelah selesai di bangun (jalan Basarang – Batanjung, red), peningkatannya akan diusulkan ke pemerintah pusat sehingga pada 2027 mendatang, sudah dapat difungsikan,” tambahnya.
Diharapkan, Pemkab Kapuas dan pemerintah pusat dapat bersinergi dalam upaya peningkatan potensi kawasan strategis, seperti kawasan Batanjung, yang dipersiapkan menjadi pintu masuk dan keluar wilayah timur Kalteng.
Audiensi tersebut turut dihadiri beberapa direktorat terkait, seperti Direktorat Konektivitas Infrastruktur dan Logistik, Direktorat Pangan Pertanian, Direktorat Industri Perdagangan dan Peningkatan Investasi serta Direktorat Pemerintahan Keuangan Daerah dan Transfer ke Daerah di Kementerian PPN/Bappenas RI. (yul/ra)




