
JAKARTA (TABIRkota) – Pemerintah RI memastikan bahwa tidak akan ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dalam waktu dekat, meski situasi geopolitik di Timur Tengah yang memanas, memberikan tekanan pada harga minyak mentah dunia.
Menurut Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, hingga hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah mendatang, dipastikan tidak akan ada kenaikan harga BBM subsidi.
“Meskipun terjadi kenaikan harga minyak akibat perang Israel, Amerika dan Iran, namun BBM kita aman,” ujarnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Arba (4/3) lalu.
Namun, untuk jenis BBM non-subsidi, penyesuaian harga tetap mengikuti mekanisme pasar sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 11 Tahun 2022.
Terkait ketersediaan energi, katanya, pemerintah menjamin stok BBM hingga LPG dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri.
“Kami sudah mengantisipasi bahwa stok BBM kita untuk menjelang Hari Raya Idul Fitri, Insyaallah semua aman, termasuk dengan LPG,” katanya.
Karena itu, tambahnya, tidak perlu ada keraguan, meskipun saat ini memang telah terjadi dinamika global di Iran dan Israel.
“Pemerintah akan terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga secara intensif hingga masa libur Lebaran usai,” tambahnya.
Koordinasi dilakukan, guna memastikan aktivitas ekonomi nasional dan mobilitas masyarakat berjalan lancar tanpa terkendala. (rls/ra)




