
BARABAI (TABIRkota) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan agar fokus untuk perbaikan gizi anak.
Penegasan tersebut disampaikan saat Komisi I DPRD HST memanggil Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) serta seluruh ketua Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) se-HST, di Gedung DPRD lantai II, Kamis (12/3).
Menurut Ketua Komisi I DPRD HST, Yazid Fahmi, pihaknya tidak ada kepentingan terhadap SPPG.
“Kami hanya mengejar adalah pemenuhan dan perbaikan gizi terhadap anak-anak di HST,” ujarnya.
Pengawasan administrasi, katanya, sangat penting, terutama pelaksanaan program agar tidak terjadi penyimpangan.
“Pengawasan tersebut dilakukan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap sesuai standar pemenuhan gizi,” katanya.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD HST, Johar Arifin menambahkan, komitmen pemilik dan pengelola SPPG penting untuk memastikan gizi anak terpenuhi.
“Masalah gizi anak jangan dibiarkan berlarut-larut, lebih baik SPPG hadir langsung dan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan,” tambahnya.
Anggota Komisi I DPRD HST lainnya juga turut memberikan pandangan, salah satunya terkait kenaikan tarif dari Rp15 ribu menjadi Rp16 ribu jangan sebatas wacana.
Penyedia juga harus memahami dan memberikan contoh standar makanan bergizi.
Permasalahan gizi harus dipikirkan baik-baik, jangan sampai justru menimbulkan kisruh di masyarakat. (fer)




