Bupati Kotabaru Hadiri Penandatanganan Kontrak Lanjutan Proyek Pembangunan Jembatan Pulau Laut

“Jembatan Pulau Laut diharapkan menjadi salah satu proyek strategis yang mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kalsel”

Penandatanganan kontrak lanjutan proyek pembangunan Jembatan Pulau Laut (foto: TABIRkota/ist)

KOTABARU (TABIRkota) – Bupati Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Rusli menghadiri penandatanganan kontrak lanjutan proyek pembangunan Jembatan Pulau Laut yang menghubungkan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dan Kotabaru.

Penandatanganan dilakukan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, M Yasin Toyib, bersama pihak penyedia jasa (kontraktor) dengan disaksikan Gubernur, H Muhidin, Ketua DPRD Provinsi, H Supian HK, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) serta Bupati Tanbu, Andi Rudi Arif dan Bupati Kotabaru di Aula Kantor Dinas PUPR Kalsel di Banjarbaru, Senin (30/3) kemarin.

Gubernur Kalsel, Muhidin dalam sambutan mengatakan, kehadiran Jembatan Pulau Laut bukan sekedar proyek fisik, melainkan langkah besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan Selatan.

“Ini adalah proyek strategis yang akan membuka akses, memangkas waktu tempuh, dan mendorong pergerakan ekonomi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, dengan skema tahun jamak, proyek tersebut dirancang untuk menjamin kesinambungan pembangunan hingga tuntas, mengingat nilai investasi dan kompleksitas kontruksi yang tinggi.

“Nilai investasi kita bagi, Pemkab Kotabaru dan Tanbu masing-masing menyiapkan Rp100 miliar serta Pemprov Kalsel Rp550 miliar per tahun dengan total investasi per tahun Rp750 miliar untuk pembangunan bagian pinggirnya, sedangkan bagian tengah nanti dikerjakan Kementrian PU, sebesar Rp3 triliun,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan jembatan Pulau Laut diharapkan dapat diselesaikan sesuai target di 2028 mendatang.

“Jembatan Pulau Laut diproyeksikan menjadi gerbang konektivitas antarwilayah, sekaligus pendorong sektor unggulan seperti perdagangan, logistik, perikanan hingga pariwisata,” tambahnya.

Kehadiran Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli dalam Penandatanganan lanjutan kontrak tersebut, merupakan bukti komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, dalam mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Ia mengatakan, pembangunan Jembatan Pulau Laut diharapkan menjadi salah satu proyek strategis yang mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kalsel.

“Selain itu, keberadaan jembatan tersebut juga diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di Tanbu dan Kotabaru, serta membuka akses yang lebih luas bagi distribusi barang dan mobilitas masyarakat,” katanya.

Gubernur Kalsel sendiri dalam kesempatan tersebut mengingatkan pentingnya pemerintah daerah melakukan pengawasan ketat agar proyek berjalan tepat waktu dan sesuai standar kualitas. (cah/ra)

Pewarta: Siti Hadisah

Journalist - Kotabaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Like

TABIRklip