Tindak Lanjut Instruksi Presiden, Kapolres Barsel Pimpin Gerakan Indonesia ASRI Bersihkan Fasilitas Umum

“Gerakan Indonesia ASRI dilaksanakan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman dan tertata”

Personel Polres Barsel membersihkan fasilitas umum pada kegiatan Gerakan Indonesia ASRI (foto: TABIRkota/akhmad madani)


BUNTOK (TABIRkota) – Kapolres Barito Selatan (Barsel), Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), AKBP Jecson R Hutapea memimpin kegiatan Gerakan Indonesia ASRI dengan membersihkan fasilitas umum di seputaran kawasan Kota Buntok, Jum’at (6/2).

Menurut AKBP Jecson R Hutapea, Gerakan Indonesia ASRI merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto untuk menjaga lingkungan aman, sehat, resik dan indah.

“Gerakan Indonesia ASRI dilaksanakan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman dan tertata,” ujarnya.

Ia mengatakan, kegiatan membersihkan lingkungan dilakukan pada fasilitas umum, perkantoran, pemukiman warga serta Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Lingkungan yang bersih akan berdampak langsung pada kualitas kesehatan masyarakat dan kenyamanan aktivitas sehari-hari,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan mencegah banjir, menjaga kebersihan udara dan air serta menumbuhkan budaya gotong royong.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” tambahnya.

Kapolres Barsel mengapresiasi keterlibatan seluruh stakeholder dan masyarakat yang berpartisipasi dalam menyukseskan Gerakan Indonesia ASRI di wilayah setempat.

Sebelumnya, personel Polres Barsel bersama Kodim 1012/Buntok, Satpol PP, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perkimtan serta unsur instansi pemerintah daerah lainnya, melaksanakan Apel Gerakan Indonesia ASRI di halaman Mako Satsamapta Polres Barsel. (mad/ra)

Pewarta: Akhmad Madani

Journalist - Barito Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Diduga Rugikan Negara 1,2 M, Kejari Barut Tingkatkan Status Korupsi Pengadaan Ternak ke Tahap Penyidikan

Jum Feb 6 , 2026
"Proyek pengadaan ternak di Dinas Pertanian Barut bersumber dari APBD 2025, dengan pagu anggaran mencapai Rp20 Miliar"

You May Like

TABIRklip