Pemkab Kotabaru Alihkan Lokasi Pasar Ramadan 1447 Hijriyah ke Kawasan Wisata Siring Laut

“Siring Laut dinilai lebih representatif dari sisi kapasitas, kenyamanan dan pengendalian lalu lintas, sehingga UMKM Ramadan Fest dapat berjalan lebih tertib serta aman”

Rakor lintas sektor di Kantor Diskoperindag Kotabaru membahas persiapan pelaksanaan Pasar Ramadhan 1447 H (foto: TABIRkota/siti hadisah)


KOTABARU (TABIrkota) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalihkan lokasi pelaksanaan Pasar Ramadan 1447 Hijriyah atau UMKM Ramadan Fest 2026 yang semula akan digelar di Jalan Singabana ke kawasan wisata Siring Laut.

Hal tersebut terungkap pada rapat koordinasi (rakor) lintas sektor yang dilaksanakan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kotabaru di kantor Diskoperindag setempat, Jumat (6/2).

Menurut Sekretaris Diskoperindag Kotabaru, Said Akhmad Jauhari, rakor tersebut membahas sejumlah aspek teknis, termasuk penetapan lokasi kegiatan yang sebelumnya direncanakan di Jalan Singabana.

“Lokasi Pasar Ramadan 1447 Hijriah disepakati dialihkan ke Jalan Pangeran Indra Kusuma Negara, tepatnya di kawasan Siring Laut, yang selama ini dikenal sebagai pusat aktivitas masyarakat dan lokasi pelaksanaan Car Free Day (CFD),” ujarnya.

Kepala Bidang (Kabid) Usaha Mikro, Diskoperindag Kotabaru, Hj Henny Faulina menambahkan, pengalihan lokasi dilakukan setelah mempertimbangkan berbagai masukan dari instansi terkait, aparat keamanan serta masyarakat sekitar.

“Lokasi Siring Laut dinilai lebih representatif dari sisi kapasitas, kenyamanan dan pengendalian lalu lintas, sehingga pelaksanaan UMKM Ramadan Fest dapat berjalan lebih tertib serta aman,” tambahnya.

Pada UMKM Ramadan Fest mendatang, katanya, Diskoperindag menyiapkan 80 lapak gratis bagi pelaku UMKM dengan dukungan 16 tenda.

“Penataan lapak akan disesuaikan dengan kondisi lapangan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat serta tetap memperhatikan aspek keselamatan,” katanya.

Selain lapak UMKM, ujarnya, panitia juga menyiapkan panggung utama yang akan digunakan pada hari pembukaan dan kegiatan pendukung lainnya.

“Sejumlah instansi terkait menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan UMKM Ramadan Fest kali ini,” ujarnya.

Dinas Perhubungan akan mengatur rekayasa lalu lintas dan parkir, termasuk rencana penutupan akses jalan mulai pukul 15.00 WITA hingga petang.

Satpol PP dan Polres Kotabaru siap mendukung pengamanan dan penegakan ketertiban umum selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kotabaru akan melakukan pengawasan keamanan pangan melalui kegiatan food security serta menyiapkan fasilitas ambulans dan P3K.

Perwakilan kelurahan setempat berharap pelaksanaan kegiatan tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Diskoperindag menegaskan bahwa pemerintah daerah bertindak sebagai fasilitator dan memastikan seluruh lapak yang disediakan tidak dipungut biaya atau gratis.

UMKM Ramadan Fest 2026 atau Pasar Ramadan 1447 Hijriyah dijadwalkan berlangsung mulai 17 Februari hingga 17 Maret 2026, dengan pembukaan resmi direncanakan pada awal Maret 2026.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah promosi UMKM sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan di Kotabaru. (cah/ra)

Pewarta: Siti Hadisah

Journalist - Kotabaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Board of Peace dan Arisan 17 Triliun; Prabowo Under the Vortex of Donald Trump's Hegemony

Sab Feb 7 , 2026
"Board of Peace berisiko menjadi instrumen post-sovereign control, pengelolaan wilayah konflik oleh aktor eksternal yang merasa memiliki otoritas moral dan politik lebih tinggi daripada korban konflik itu sendiri"

You May Like

TABIRklip