
BARABAI (TABIRkota) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pendidikan setempat membekali guru wali teknik pendampingan (coaching) dan manajemen kelas adaptif.
Pembekalan tersebut juga sekaligus Rapat Koordinasi (Rakor) ekspose platform pelaporan data perkembangan murid yang terintegrasi rapor karakter, adab dan sopan santun terhadap orang tua, di Aula Bapperida HST, Senin (9/2).
Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi mengatakan, pembekalan tersebut diberikan untuk memastikan seluruh proses pembelajaran dan memastikan setiap murid mendapatkan perhatian yang komprehensif.
“Peran guru wali menjadi sangat penting dan memiliki beberapa tanggung jawab strategi,” katanya.
Rakor tersebut, ujarnya, merupakan momentum tepat untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi dan menyusun strategi pelaksanaan pendampingan guru wali di satuan pendidikan.
“Pemkab HST berkomitmen untuk terus mendukung penguatan peran guru wali melalui berbagai kebijakan dan program yang relevan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk peningkatan kompetensi saja.
“Namun juga melalui upaya menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, sistem pendampingan yang jelas, serta koordinasi lintas sektor yang berkelanjutan,” tambahnya.
Rakor tersebut dihadiri oleh pengawas sekolah, perwakilan tim rapor karakter, tim adab dan santun santun, serta perwakilan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI.
Total peserta kegiatan kurang lebih 148 orang, terdiri dari 35 kepala SMP se-Kab.HST, 45 guru wali dari SMPN 1 HST, 18 SMPN 3 HST dan 11 SMPN 17 HST. (fer)




