Pastikan Stok dan Harga Bapok Stabil Jelang Ramadan, Wabup Tabalong Bersama TPID Pantau Pasar

“Secara keseluruhan, harga dan ketersediaan bapok di Pasar Tanjung relatif masih aman hingga menyambut bulan puasa nanti”

Wabup Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf berbincang dengan pedagang saat pemantauan harga dan stok bapok di Pasar Tanjung (foto: TABIRkota/ist)


TANJUNG (TABIRkota) – Wakil Bupati (Wabup) Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), Habib Muhammad Taufani Alkaf bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) setempat, melakukan pemantauan pasar untuk memastikan stok dan harga bahan pokok (bapok) stabil menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah mendatang.

Pemantauan yang melibatkan tim Satgas Pangan Polres Tabalong yang dipimpin Kasat Reskrim, AKP Danang Eko Prasetyo tersebut, dilaksanakan di Pasar Tanjung, Jumat (13/2).

Menurut Habib Muhammad Taufani Alkaf, hasil pemantauan diketahui stok dan harga beberapa komoditas bapok di Pasar Tanjung, terbilang stabil.

“Berdasarkan pemantauan, bapok seperti beras, ayam, minyak goreng, daging, telur, sayur-sayuran, kentang, kacang panjang, cabai dan komoditas lainnya, harganya relatif stabil,” ujarnya.

Hasil pemantauan, harga ayam yang semula Rp27 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp25 ribu per kilogram, daging segar Rp160 ribu per kilogram dan daging beku Rp120 ribu per kilogram.

Secara keseluruhan, katanya, harga dan ketersediaan bapok di Pasar Tanjung relatif masih aman hingga menyambut bulan puasa nanti.

“Namun untuk sayur-sayuran seperti kacang panjang, berdasarkan inflasi bulan ke bulan di Tabalong, menjadi salah satu pemicu karena peningkatan permintaan,” katanya.

Diketahui, kacang panjang mengalami kenaikan karena faktor distribusi dari distributor mengalami penurunan, termasuk permintaan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

Ia menambahkan, untuk minyak goreng Minyak Kita dari Bulog, dipastikan harganya masih sesuai HET, Rp15.700 per liter.

“Harga Minyak Kita tidak mengalami kenaikan, namun permintaan di tingkat pengecer menginginkan kuota pendistribusian ditambah untuk persiapan stok bulan Ramadhan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong sendiri akan menggelar pasar murah pada bulan Ramadan mendatang untuk menekan inflasi dan menstabilkan harga. (lhm/ra)

Pewarta: Ilham Ali Naufal

Journalist - Tabalong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kejari Barut Dalami Kemungkinan Kerugian Lebih Besar pada Kasus Korupsi Pengadaan Ternak

Jum Feb 13 , 2026
"Kejari Barut meminta bantuan auditor untuk melakukan perhitungan jumlah kerugian negara secara akurat karena kuat dugaan, jumlahnya lebih dari Rp1,2 M"

You May Like

TABIRklip