Wujudkan Pemerataan Akses Telekomunikasi, Wabup Tabalong Pimpin Audensi ke Kemenkomdigi

“Audiensi dilaksanakan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan akses telekomunikasi dan percepatan transformasi digital, khususnya penuntasan daerah lemah sinyal”

Wabup Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf saat memimpin audensi ke Kemenkomdigi di Jakarta (foto: TABIRkota/diskominfo)


TANJUNG (TABIRkota) – Wakil Bupati (Wabup) Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), Habib Muhammad Taufani Alkaf memimpin audensi ke Kementrian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) RI di Jakarta, dalam upaya mewujudkan pemerataan pembangunan akses telekomunikasi.

Menurut Habib Muhammad Taufani Alkaf, audensi tersebut telah dilaksanakan di Kantor Kemenkomdigi RI di Jakarta pada Senin (19/1) kemaren.

“Audiensi tersebut dalam rangka mewujudkan pemerataan pembangunan akses telekomunikasi dan percepatan transformasi digital, khususnya terkait penuntasan daerah lemah sinyal,” ujarnya di Tanjung, ibu kota Tabalong, Selasa (20/1).

Pada audensi tersebut, katanya, dilakukan pencocokan data daerah dengan koneksi jaringan sinyal yang masih lemah.

“Hasilnya, masih terdapat 36 zona lemah sinyal yang tersebar di 15 desa di Tabalong,” katanya.

Kondisi tersebut, tambahnya, berdampak terhadap penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, akses informasi masyarakat, pelaksanaan program nasional ataupun daerah hingga pengembangan ekonomi digital.

“Kita berharap, desa-desa yang masih lemah sinyal menjadi pertimbangan Kemenkomdigi untuk ditindak lanjuti dengan penguatan kapasitas maksimum pengiriman data atau bandwidth,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Tabalong, Eddy Suriyani mengatakan, Kemenkomdigi akan melakukan peningkatan Base Transceiver Station (BTS) dan penambahan kapasitas internet di titik akses milik Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi.

“Pihak Kemenkomdigi berjanji akan menambah bandwidth untuk tower BTS BAKTI yang sudah terpasang di Tabalong sejak 2017 lalu,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya sudah melampirkan 15 desa yang masih lemah sinyal agar bisa dipertimbangkan untuk membangun tower BTS yang baru.

“Sehingga ke depan, konektivitas di daerah terpencil atau terluar juga mendapatkan akses telekomunikasi 4G dan internet yang baik,” tambahnya.

Audensi tersebut diikuti Kabid E-Gov dan Aplikasi Diskominfo Tabalong, M Zainaini, Stafsus Menteri Bidang Komunikasi dan Politik Komdigi, Arnanto Nurprabowo, Katim Manajemen Pelatihan BPSDM, Isnaldi, perwakilan Ditjen Infrastruktur Digital Komdigi serta BAKTI Komdigi. (lhm/ra)

Pewarta: Ilham Ali Naufal

Journalist - Tabalong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hadiri Musrenbang Salam Babaris dan Tapin Selatan, Bupati Paparkan Tujuh Prioritas Pembangunan 2027

Sel Jan 20 , 2026
“Pembangunan di 2027 tetap berfokus pada visi dan misi daerah melalui 13 Program Strategis Daerah yang telah berjalan sejak 2025 lalu”

You May Like

TABIRklip