
BANJARMASIN (TABIRkota) – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang remaja yang tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari melakukan upaya pencarian.
Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana, korban atas nama M Irfan (13), warga jalan Sekeluarga II, Pekauman tersebut, ditemukan pada Senin (12/1) dini hari.
“Korban ditemukan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur, pada pukul 01.00 Wita pada koordinat 3°19’53.21″S 114°35’6.39″E,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (12/1).
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang dan diduga tengelam di Sungai Martapura pada Sabtu (10/1) lalu.
Ia mengatakan, korban ditemukan sejauh kurang lebih 200 meter ke arah hilir dari titik awal perkiraan jatuhnya korban.
“Jasad korban segera dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya.
Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, tambahnya, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 01.20 Wita.
“Dengan ditemukannya korban, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dan Operasi SAR dinyatakan selesai,” tambahnya.
Dalam operasi SAR yang telah dilaksanakan, tim menggunakan berbagai alat utama (Alut) seperti Rubber Boat dan Aqua Eye untuk pemindaian bawah air, guna memastikan area dasar sungai tersisir dengan maksimal.
Meskipun cuaca di lokasi terpantau berawan, proses evakuasi berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Keberhasilan Operasi SAR tersebut merupakan hasil kerja keras tim yang melibatkan berbagai instansi, seperti Basarnas Banjarmasin, TNI AL dan Ditpolairud Polda Kalsel, Satpol Air Polresta Banjarmasin serta para relawan, antar lain Swadek Rescue, RPRS Assalam, Al Amanah Fire Fighter, 911 Banjarmasin dan Water Rescue.
Atas peristiwa tersebut, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di sekitar bantaran sungai. (rls/ra)




