
PARINGIN (TABIRKota) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) menerbitkan Surat Keputusan (SK) status transisi pemulihan pasca banjir bandang dan Tanggap Darurat Bencana (TDB) resmi berakhir pada Sabtu (3/1) kemarin.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi mengatakan, situasi dan kondisi masyarakat terdampak banjir biasa dan bandang, di Kecamatan Tebing Tinggi berangsur aman.
“Saat ini memasuki masa transisi pemulihan, kehidupan masyarakat berangsur normal, karena rumanya sudah dapat ditinggali,” katanya, di Paringin, Ibu Kota Balangan, Ahad (4/1).
Dalam transisi pemulihan, ujarnya, masa berlakunya menyesuaikan kondisi dan situasi di lapangan.
“Kami tetap melakukan penyempurnaan terhadap pemulihan dan normalisasi kehidupan masyarakat terdampak,” ujarnya.
Masa TDB di Balangan dimulai sejak 28 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026 dan memasuki tahap pemulihan.
Masa pemulihan tersebut, tambahnya, dilaksanakan penanganan berupa perbaikan rumah yang rusak, pemulihan sektor pertanian dan perkebunan.
“Kami juga melakukan penggantian alat makan dan masak warga, penyediaan peralatan sekolah, serta kegiatan trauma healing anak-anak korban banjir bandang,” tambahnya.
Berdasarkan data BPBD Balangan, 34 desa dari delapan kecamatan yang terdampak banjir biasa dan bandang, total jumlah Kepala Keluarga (KK) ada 4.289 dengan 13.825 jiwa.
Banjir tersebut mengakibatkan 48 rumah rusak berat, 189 rusak sedang dan 210 rusak ringan.
Sedangkan fasilitas terdampak ada 13 kantor, 30 fasilitas pendidikan, satu fasilitas kesehatan, 44 tempat ibadah, empat jalan dan sembilan jembatan. (fer)




