Ritual Adat “Basambu Umang”, Pendakian Gunung Halau-Halau di HST Ditutup

“Pelaksanaan ritual adat dilakukan dari 1 hingga 3 Februari mendatang, namun ada masa “kapamalian” beberapa hari”

Jalur pendakian Gunung Halau-Halau (foto: TABIRkota/ferian sadikin)


BARABAI (TABIRkota) — Pendakian Gunung Halau-Halau di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) ditutup sementara, karena masyarakat di Desa Kiyu, Kecamatan Batang Alai Timur (BAT) menggelar ritual adat basambu umang.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gunung Halau-halau, Rudinor mengatakan, aktivitas pendakian ditutup sementara, mulai tanggal 30 Januari hingga 8 Februari mendatang.

“Pendakian ditutup karena masyarakat adat dayak meratus akan menggelar ritual adat,” katanya.

Ritual adat “basambu umang”, ujarnya, merupakan ritual tolak bala bagian dari tradisi masyarakat setempat.

“Ritual tersebut merupakan acara tahunan, digelar pada 1 hingga 3 Februari mendatang,” ujarnya.

Ia menambahkan, aktivitas pendakian ditutup selama sepuluh hari bukan tanpa alasan.

“Masyarakat dayak meratus di Kiyu biasanya ada masa “kapamalian” atau pantangan untuk melakukan aktivitas di wilayah Gunung Halau-halau selama waktu tertentu,” tambahnya.

Diharapkan pendaki dan pengunjung dapat memahami keputusan yang telah dibuat pihak pengelola serta tokoh adat setempat. (fer)

Pewarta: M Ferian Sadikin

Journalist | Editor | - Hulu Sungai Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hadiri Natal Gabungan TNI Polri ASN, Bupati Barsel Tekankan Pentingnya Jaga Persatuan dan Toleransi

Sel Jan 27 , 2026
"Perayaan Natal Gabungan yang melibatkan berbagai unsur menjadi wujud nyata kebersamaan dan keharmonisan sosial yang terus terjaga di Barsel"

You May Like

TABIRklip