Jembatan Langkap – Raranum Rusak Parah Pasca Banjir Bandang, Pemkab Balangan Siapkan Perbaikan

“Perbaikan jembatan akan dianggarkan melalui dana swakelola jembatan, sehingga proses penangannya diharapkan dapat segera direalisasikan”

Kondisi jembatan Langkap – Raranum pasca banjir bandang (foto: TABIRkota/mc blg)


PARINGIN (TABIRkota) – Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami kerusakan parah setelah diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu.

Menurut Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Balangan, Rina Ariyani, pihaknya telah menindaklanjuti laporan kerusakan jembatan tersebut.

“Saat ini kami sedang mengupayakan pengadaan material untuk perbaikan jembatan,” ujarnya di Paringin, ibu kota Balangan, Jumat (2/1).

Ia mengatakan, perbaikan jembatan akan dianggarkan melalui dana swakelola jembatan.

“Dengan begitu, diharapkan proses penanganan dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat guna memulihkan akses dan aktivitas masyarakat,” katanya.

Jembatan penghubung Langkap dan Raranum merupakan akses vital yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas serta mata pencaharian masyarakat setempat.

Pasca dihantam banjir bandang, jembatan tersebut rusak parah dan sama sekali tidak dapat dilalui, termasuk oleh kendaraan roda dua.

Struktur bagian tengah jembatan amblas dan rusak berat, sementara bagian ujung yang menyatu dengan badan jalan turut tergerus derasnya arus banjir.

Ketua RT 01 Desa Langkap, Madi Saputra mengatakan, kerusakan jembatan tersebut berdampak langsung terhadap mobilitas warga, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Selama ini, jembatan tersebut menjadi jalur utama penghubung dua desa untuk aktivitas ekonomi, pendidikan dan sosial masyarakat,” katanya.

Tak hanya merusak jembatan, banjir bandang juga mengakibatkan kerusakan pada kebun-kebun warga.

Sejumlah lahan pertanian dilaporkan terdampak cukup serius, bahkan beberapa kebun yang seharusnya memasuki masa panen terpaksa mengalami gagal panen akibat terendam banjir. (fer/ra)

Pewarta: M Ferian Sadikin

Journalist | Editor | - Hulu Sungai Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kunjungi Batalyon 884/Sa-Ijaan, Komandan Brigif TP 86/Mandau Komitmen Bangun Sinergi dengan Pemerintah dan Masyarakat

Sab Jan 3 , 2026
“Agenda kunjungan untuk memberikan paparan satuan kepada para prajurit dan meninjau beberapa fasilitas serta melihat pertunjukan kemampuan para prajurit”

You May Like

TABIRklip